SPN Tempa Karakter Pramuka Smantig

Praja Muda Karana (Pramuka) SMA Negeri 3 (Smantig) Banda Aceh kembali menjalan latihan dan pendidikan karakter

SPN Tempa Karakter Pramuka Smantig
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
Para peserta Kemah Bersama (Kemsama) Ke III Kabupaten Aceh Jaya mengikuti perlombaan Survival, yang merupakan salah satu perlombaan yang akan diikuti pada kegiatan tersebut, Sabtu (29/9/2018). 

BANDA ACEH - Praja Muda Karana (Pramuka) SMA Negeri 3 (Smantig) Banda Aceh kembali menjalan latihan dan pendidikan karakter di Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah, Aceh Besar. Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Blok dan Tafakur Alam ke-6 tersebut dibuka dalam upacara dengan inspektur Kepala SPN Seulawah, Kombes Armia Fahmi yang diwakili Kakorsis AKBP Hermansyah di Lapangan Hitam SPN Seulawah, Kamis (11/10) sore.

Dalam sambutannya, AKBP Hermansyah mengharapkan, para siswa Smantig yang telah menjalani penempaaan karakter untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. “Kesempatan singkat berlatih di sini (SPN Seulawah-red) jangan disia-siakan. Ambillah seluruh pelajaran baru demi peningkatan karakter dan tambahan ilmu bagi adik-adik pelajar Smantig,” ujar Hermansyah.

Kepala Sekolah Smantig, Syarwan Joni SPd MPd menjelaskan, pihaknya sudah lama telah mengikat kerja sama dengan SPN Seulawah, khususnya dalam hal pendidikan dan pelatihan karakter para siswa. “Ini adalah tahun ke-6 kita gelar kegiatan Pramuka Blok dan Tafakur Alam di SPN Seulawah. Semoga ikatan tersebut terus terjalin secara berjenjang ke depan,” ucapnya.

Syarwan mengingatkan, para siswa untuk dapat mengikuti agenda acara secara sempurna. “Mengingat kegiatan dan pelatihan yang dijalani di SPN ini sulit didapatkan, kecuali nanti ada siswa yang lolos seleksi menjadi anggota polisi,” tukas Syarwan.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Amran SAg MPd melaporkan, Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Blok dan Tafakur Alam ke-6 tahun 2018 tersebut dijadwalkan berlangsung selama 4 hari 3 malam, mulai 11-14 Oktober. Kegiatan itu, sebutnya, diikuti 329 peserta dan pendamping, terdiri dari 279 siswa sebagai peserta dan 14 guru pendamping.

“Materi yang diberikan kepada peserta cukup beragam, mulai dari ‘jurit malam’ (caraka), PBB, PPM, sikap sebelum dan sesudah makan, kedisiplinan, serta sejumlah kegiatan agama dan umum lainnya. Kegiatan ini nantinya akan diakhiri dengan renungan malam, berupa baca Surah Yasin, dan doa bersama, serta kreativitas api unggun saat detik-detik terakhir,” beber Amran yang merangkap sebagai ketua panitia.(pon/rel)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved