Kubu Prabowo-Sandiaga Kaget Bank Dunia Sebut Harga Makanan di Jakarta Dua Kali Lipat dari New Delhi

“Saya kaget Bank Dunia mengatakan harga makanan di Jakarta dua kali lipat di New Delhi ibukota India, kalian bisa cek datanya langsung,”

Kubu Prabowo-Sandiaga Kaget Bank Dunia Sebut Harga Makanan di Jakarta Dua Kali Lipat dari New Delhi
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional Pasangan Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan pandangannya saat berkunjung ke redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta, Kamis (18/10/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Setelah menyebut harga nasi ayam di Singapura lebih mahal dari Jakarta, kini kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga menyebut harga makanan di Jakarta dua kali lipat lebih mahal dari harga makanan di ibukota India, New Delhi.

Hal itu disampaikan Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo saat berkunjung ke kantor Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

“Saya kaget Bank Dunia mengatakan harga makanan di Jakarta dua kali lipat di New Delhi ibukota India, kalian bisa cek datanya langsung,” ungkap Hashim.

Baca: Prabowo Ulang Tahun Ke 67, #Milad67Prabowo jadi Trending Twitter

Hashim mengatakan fakta bahwa harga makanan di Singapura lebih murah daripada di Jakarta tetap lebih membuat kaget dirinya.

Ia membeberkan ada satu faktor yang membuat bahan makanan di Indonesia lebih mahal dari Singapura yaitu adanya pungutan liar (pungli) di jalur transportasi untuk mendistribusikan bahan makanan.

Hashim mengatakan hal tersebut merupakan pengalaman yang pernah dialaminya sendiri.

“Saya dua tahun lalu pernah punya perusahaan transportasi yang mempunyai 490 truk, waktu saya pimpin rapat supir-supir saya mengeluh beberapa kali diminta pungli hingga sampai 10 kali di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, ternyata itu faktornya,” ceritanya.

Baca: Serukan Ganti Presiden, Kubu Jokowi Laporkan Video Anak Berseragam Pramuka dan Guru SMA 87 ke KPAI

 Hashim juga menyatakan ada indikasi kartel-kartel atau perusahaan besar yang menguasai pasar di Indonesia.

“Contohnya daging sapi, warga Indonesia ini membayar daging sapi dengan salah satu harga paling mahal di dunia,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kini Kubu Prabowo-Sandiaga Juga Sebut Harga Makanan di Jakarta Dua Kali Lipat dari New Delhi

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved