Selain Terlibat di Kasus SK CPNS Bodong, Muhammad Sabik Juga Tipu Rekanan Pembangunan Rumah Duafa

Modus yang dimainkan dalam kasus penipuan terhadap rekanan itu juga sama dengan kasus SK CPNS palsu yang banyak makan korban

Selain Terlibat di Kasus SK CPNS Bodong, Muhammad Sabik Juga Tipu Rekanan Pembangunan Rumah Duafa
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Anita Selfitri (tengah) korban calo PNS, saat konferensi pers di Kantor YARA Banda Aceh, Senin (25/9/2018). 

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Nama Muhammad Sabik yang belakangan ini disebut-sebut sebagai aktor dalam kasus SK CPNS bodong, ternyata juga melakukan penipuan terhadap YH, rekanan pembangunan rumah duafa tahun 2018 sebesar Rp 145 juta.

Modus yang dimainkan dalam kasus penipuan terhadap rekanan itu juga sama dengan kasus SK CPNS palsu yang banyak makan korban.

Yaitu, meminta korban terlebih dahulu menyerahkan sejumlah uang kepada terdakwa dengan janji akan diberikan pekerjaan.

Baca: Pelamar CPNS 2018 Terbanyak Berasal dari Lima Universitas Ini

Saat ini, berkas kasus penipuan terhadap rekanan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh pada Selasa (16/10/2018).

"Iya benar sudah kita limpahkan," kata Kasi Intel Kejari Banda Aceh, Himawan SH kepada Serambi, Kamis (18/10/2018).

Himawan menjelaskan, pihaknya telah menahan terdakwa Muhammad Sabik di Rutan Banda Aceh.

Dia juga mengakui bahwa Muhammad Sabik tidak hanya terlibat dalam satu kasus, tapi juga terlibat dalam kasus SK CPNS bodong yang kini sedang ditanggani Polda Aceh.

Baca: VIDEO - Korban Penipuan Masuk PNS Melapor Ke YARA

Humas PN Banda Aceh, Totok Yanuarto SH MH yang dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, bahwa pengadilan telah menetapkan majelis hakim yang menyidangkan kasus itu, yaitu Cahyono SH MH (hakim ketua) dan dua hakim anggota, Bakhtiar SH dan Nani Sukmawati SH MH.

"Sidang perdana hari Selasa, 23 Oktober," katanya.(*)

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi 19 Oktober 2018

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved