Patah Kaki di Tengah Lomba, Merangkak demi Lanjutkan Lomba, Ini Kisah Haru Pelari Jepang Rei Iida

Cerita luar biasa mahasiswi 19 tahun bernama Rei Iida ini berawal ketika dia mengalami kecelakaan di tengah lomba.

Patah Kaki di Tengah Lomba, Merangkak demi Lanjutkan Lomba, Ini Kisah Haru Pelari Jepang Rei Iida
montase Tribunnews.com (Sumber Foto : YouTube/Thom Lukas)
Pelari Jepang Rei Iida, patah kaki di tengah lomba tapi terus melanjutkan lomba dengan merangkak, agar temannya bisa ikut melanjutkan lomba. 

SERAMBINEWS.COM - Ini adalah kisah luar biasa pelari asal Jepang, Rei Iida, saat mengikuti Kejuaraan Estafet Maraton Putri Ekiden di Fukuoka, Jepang, Oktober 2018.

Rei Iida, memang gagal menang dalam lomba tersebut.

Tapi dia memenangkan hati banyak orang.

Cerita luar biasa mahasiswi 19 tahun bernama Rei Iida ini berawal ketika dia mengalami kecelakaan di tengah lomba.

Dilansir media Jepang NHK World, diduga karena salah tumpuan, Rei Iida mengalami cedera parah.

Cedera itu dialami Iida ketika dia tinggal berjarak 200 meter saja, dari rekannya yang sudah menunggu untuk melanjutkan estafet.

Baca: Amerika Tak Bereaksi Keras terhadap Arab Saudi Soal Pembunuhan Khashoggi, Ini Lima Alasannya

Baca: PKH Aceh Himpun Dana untuk Sulteng Hampir Rp 300 Juta

Dia disebut sampai mengalami patah tulang kaki.

Cedera itu tak bisa membuat Rei Iida melanjutkan larinya.

Tapi, Rei Iida memutuskan tak berhenti.

Ia pilih melanjutkan lomba, karena bila dia berhenti, rekannya berlari tentu juga tak bisa berlomba, mengingat ini adalah estafet.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved