Irwandi Siapkan 11 Pengacara

Gubernur Nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, menyiapkan 11 pengacara untuk membelanya dalam kasus dugaan suap dana otonomi

Irwandi Siapkan 11 Pengacara
Irwandi Yusuf 

BANDA ACEH - Gubernur Nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, menyiapkan 11 pengacara untuk membelanya dalam kasus dugaan suap dana otonomi khusus Aceh (DOKA) 2018 yang menjeratnya. Semua pengacara tersebut menyatakan sudah siap untuk membela Irwandi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta nanti.

Kesebelas pengacara itu adalah, Gunawan Nanung SH, Sirra Prayuna SH, Sayuti Abubakar SH MH, Ace Kurnia SAg MH, Toddy Laga Buana AH, Dr Saputra Lianta SH MH, Andy Santika SH, Niko Kreshna AP SH MH, Kana Sugiawan SH, Paparang SH, dan Haposan Hutabarat SH.

“Semua pengacara tersebut bernaung di bawah kantor advokat Gunawan Nanung dan rekan-rekan di Jakarta. Awalnya sembilan, kemudian ditambah dua orang lagi, sehingga totalnya sebelas orang. Nama-nama pengacara itu atas permintaan Pak Irwandi Yusuf sendiri dan sebagian berdasarkan rekomendasi saya,” ungkap Sayuti Abubakar, Anggota Tim Pengacara Irwandi, menjawab Serambi, kemarin.

Sementara dua tersangka lain yaitu Hendri Yuzal dan T Saiful Bahri, menurutnya, mereka juga mempersiapkan kuasa hukum sendiri dan berbeda dengan kuasa hukum Irwandi.

Sayuti menegaskan, mereka sudah siap untuk mencari kebenaran terhadap kliennya di depan majelis hakim.

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kami dari tim pengacara sudah sangat siap untuk sama-sama mencari kebenaran materil di hadapan persidangan dan setelah melalui proses penyidikan yang sangat melelahkan, kami meyakini bahwa Irwandi Yusuf tidak bersalah,” kata Sayuti.

Ditambahkan, saat ini Irwandi Yusuf dalam keadaan sehat dan rutin melakukan cekup kesehatan di rumah sakit. “BW (Bang Wandi--sapaan akrab untuk Irwandi Yusuf) hanya menyampaikan bahwa beliau sudah sangat siap untuk membuktikan dirinya tak bersalah di hadapan persidangan dan biarkan hakim yang menilai salah tidaknya beliau,” pungkas Sayuti Abubakar.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah merampungkan penyidikan terhadap tiga tersangka kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018, Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Teuku Saiful Bahri. KPK, Selasa (30/10), melimpahkan barang bukti dan ketiga tersangka dalam kasus dugaan rasuah itu ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

Khusus untuk Irwandi Yusuf, selain kasus dugaan suap DOKA 2018, KPK juga sudah menyelesaikan penyidikan terkait kasus dugaan gratifikasi dalam pembangunan dermaga Sabang tahun anggaran 2006-2012. Diketahui, Irwandi Yusuf dijerat KPK dua kasus dugaan suap yakni kasus DOKA 2018 dan gratifikasi mencapai Rp 32 miliar dalam pembangunan dermaga Sabang saat ia menjabat Gubernur Aceh periode 2006-2012.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved