Aceh Kembali Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Pemerintah Aceh kembali menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2018

Aceh Kembali Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

JAKARTA - Pemerintah Aceh kembali menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2018. Penghargaan untuk kali keenam ini diterima Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia, Senin (5/11) sore.

Anugerah itu merupakan penghargaan atas capaian kepatuhan Pemerintah Aceh dalam melaksanakan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik yang telah diterima enam kali sejak 2013.

Pada tahun ini, metode pemeringkatan Anugerah KIP yang dilakukan Komisi Informasi Pusat mengalami perubahan, yakni dibagi ke dalam lima kategori, sebagai berikut: informatif (rentang nilainya 90-100), menuju informatif (80-89,9), cukup informatif (60-79,9), kurang informatif (40-59,9) dan tidak informatif (kurang dari 39,9). Nah, Pemerintah Aceh meraih peringkat I untuk kategori menuju informatif, disusul Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Pada kesempatan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, di zaman teknologi yang semakin baik tidak ada informasi yang perlu sembunyikan. Sekarang, informasi bisa diketahui publik, kecuali yang memang dikecualikan. “Keterbukaan merupakan elemen penting bagi negara demokrasi, karena demokrasi perlu akuntabilitas,” ujarnya.

Meski demikian, implementasi keterbukaan informasi publik perlu pengawasan. Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengawas terbanyak. “Di sisi ekonomi, keterbukaan informasi bisa memengaruhi daya saing. Persaingan ekonomi sekarang menuntut keterbukaan. Jika tidak terbuka, ya tidak laku,” ucapnya.

Dikatakan, keterbukaan merupakan energi untuk mencerdaskan bangsa. Ia berharap masyarakat perlu diberikan informasi yang benar. “Jika salah, perlu dikoreksi,” katanya. Pemerintah mendorong implementasi keterbukaan informasi publik semakin lebih baik di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Aceh, Marwan Nusuf , B.HSc, MA menyambut gembira atas prestasi Pemerintah Aceh enam tahun berturut-turut tersebut. “Semoga ke depan tetap berkomitmen meningkatkan prestasi yang lebih baik,” harapnya. (sak/dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved