Banyak Pelamar CPNS tak Lulus Ujian Kompetensi Dasar, Ini yang Akan Dilakukan DPRA

Sedikitnya pelamar CPNS yang lulus ujian CAT ini ternyata menjadi perhatian pihak legislatif Aceh

Banyak Pelamar CPNS tak Lulus Ujian Kompetensi Dasar, Ini yang Akan Dilakukan DPRA
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Wakil Ketua DPRA, Dalimi SE Ak (kanan) bersama Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Aceh, Makmur Ibrahim SH MHum saat memantau pelaksanaan ujian CAT CPNS di Kampus Abulyatama, Aceh Besar, Rabu (7/11/2018). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Hingga hari ke-12 pelaksanaan tes CPNS di Aceh sejak 26 Oktober lalu, masih sangat sedikit para pelamar yang lulus ujian seleksi kemampuan dasar (SKD) berbasis computer assisted test (CAT).

Para pelamar banyak yang tidak mencapai passing grade atau nilai standar kelulusan untuk ujian dasar yang terdiri dari tiga kategori, yakni tes wawasan kebangsaan, tes intelejensi umum, dan tes karakter pribadi.

Laporan yang diterima Serambinews.com, hampir rata-rata di setiap daerah, dari 1.500 pelamar yang mengikuti ujian CAT setiap harinya, hanya kisaran puluhan orang yang mampu melampaui nilai atau passing grade.

Baca: Pimpinan DPRA Tinjau Pelaksanaan Ujian CAT CPNS di Dua Lokasi di Banda Aceh

Ribuan pelamar setiap harinya harus menelan pil pahit karena tidak mampu melewati ‘benteng’ CAT, ujian dasar berbasis komputerisasi tersebut.

Sedikitnya pelamar CPNS yang lulus ujian CAT ini ternyata menjadi perhatian pihak legislatif Aceh.

Wakil Ketua DPRA, Dalimi SE Ak di sela-sela melakukan peninjauan pelaksanaan ujian CAT CPNS di Aceh Besar dan Banda Aceh, Rabu (7/11/2018) menyebutkan, dirinya prihatin dengan kondisi tersebut.

Baca: Jadwal Lengkap Liga Champions - Dua Pertandingan Ini Disiarkan di RCTI

“Ya kita sangat prihatin karena banyak anak-anak kita ternyata tidak lulus ujian SKD ini. Ini tentu sangat disayangkan, karena sebenarnya banyak formasi CPNS di Aceh yang harus dipenuhi untuk tahun ini,” kata Dalimi di sela-sela tinjauannya di gedung ITLC Banda Aceh, Rabu (7/11/2018).

Oleh sebab itu, DPRA berencana akan menjumpai pihak Menpan RB atau Panselnas penerimaan CPNS tahun 2018 untuk menyampaikan kondisi tersebut.

“Ini passing gradenya terlalu tinggi, harus diturunkan. Jadi, kita akan menjumpai pemerintah pusat menyampaikan hal ini. Saya sebagai Wakil Ketua DPRA akan membahas ini bersama-sama rekan-rekan di DPRA,” ujar Dalimi.

Baca: Ini Faktor Penyebab Rupiah Menguat Terhadap Dollar Amerika Serikat

Bagaimana pun, sambungnya, kuota atau formasi CPNS tahun ini harus terisi dan terpenuhi tidak boleh kosong.

“Kita tentunya meminta Pemerintah Pusat untuk menurunkan passing grade atau standar kelulusan SKD ini, akan kita perjuangkan,” demikian Dalimi SE Ak, Wakil Ketua DPRA. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved