KIP Abdya Masukkan Penderita Gangguan Jiwa dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019, Begini Alasannya

Apabila ada intruksi dari KPU untuk memasukkan penderita gangguan jiwa dalam DPT, maka pihaknya akan turun dan melakukan pendataan.

KIP Abdya Masukkan Penderita Gangguan Jiwa dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019, Begini Alasannya
Kasubbag Teknis Pemilu dan Hupmas KIP Abdya, Agus Mudaksir SH 

Laporan Rahmat Saputra l Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) tetap memasukkan penderita gangguan jiwa dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pileg dan Pilpres 2019.

"Selama mereka ada KTP Elektronik, tetap masuk DPT," ujar Kasubbag Teknis dan Hupmas KIP Abdya, Agus Mudaksir SH, Senin (19/11/2018) kepada Serambinews.com.

Baca: Haji Uma Tanggapi Penolakan Perda Syariah: Grace Natalie Harus Segera Minta Maaf pada Rakyat Aceh

Namun begitu, katanya, mereka bisa dicoret dari DPT, jika ada surat keterangan dari dokter jiwa. Jika tidak ada surat tersebut, maka pihaknya tidak bisa mencoret nama mereka dari DPT.

Baca: Datang ke Aceh Besok Bertepatan dengan Maulid Nabi, Ini Agenda Cawapres Sandiaga Uno

"Jika sudah ada surat (keterangan) dokter jiwa, bisa kita coret, jika tidak ada surat itu, tidak bisa kita coret. Karena, secara aturan orang hilang ingatan atau gila harus kita TMS (tidak memenuhi syarat)," sebutnya.

Terkait hal ini, Agus mengaku pihaknya belum bisa mengambil tindakan, dan hingga saat ini belum ada intruksi dari KPU, untuk memasukkan mereka dalam DPT.

Baca: Perburuan Penyihir di Papua Nugini, Roh Kuno dan Penyihir Modern Mematikan yang Bertahan Hidup

"Belum ada intruksi dari KPU. Bahkan, dari temuan kita, ada orang gila, yang masuk dalam DPT ganda, malah kita coret," ungkapnya.

Meski begitu, apabila ada intruksi dari KPU untuk memasukkan penderita gangguan jiwa dalam DPT, maka pihaknya akan turun dan melakukan pendataan kembali.

Baca: Massa Honorer K2 Demo DPRK Aceh Barat, Ini Tuntutan yang Disuarakan

"Terlebih saat ini, ada waktu satu bulan diberikan untuk memperbaiki DPT," sebutnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved