Kuburan Mesir Kuno Periode Firaun Terkenal Ditemukan
Sebuah misi arkeologi yang berafiliasi dengan Universitas Strasbourg di Perancis, membuat penemuan di lembah Assasseef dekat kota Luxor.
SERAMBINEWS.COM- Harta kuburan Mesir kuno, yang diperkirakan berusia lebih dari 3.500 tahun telah disingkap.
Sebuah misi arkeologi yang berafiliasi dengan Universitas Strasbourg di Perancis, membuat penemuan di lembah Assasseef dekat kota Luxor.
Dua sarkofagus yang masing-masing berisi mumi telah ditemukan.
Lebih jauh, semuanya berada dalam kondisi yang sempurna.
Baca: Pertama ke Sabang, Ustadz Abdul Somad Lihat Keindahan Pulau Rubiah dan Unggah Foto di Kilometer Nol
Penggalian arkeologi itu juga menemukan lima topeng berwarna dan sekitar 1.000 undang-undang Ushabti, patung-patung miniatur para pelayan untuk melayani orang mati di akhirat.
Makam diyakini berasal dari Dinasti ke-18 yang berkuasa dari 1550 SM hingga sekitar 1300 SM.
Dinasti Kedelapan Belas sendiri adalah periode yang dicatat untuk beberapa Firaun paling terkenal, termasuk Tutankhamen dan Ramses II.
Baca: Orang dengan Gangguan Kejiwaan Bisa Memilih pada Pamilu 2019, Ini Jumlahnya di Aceh Satu Tahun Lalu
Itu adalah yang pertama kalinya diketahui pihak berwenang telah membuka sarkopagus yang belum dibuka sebelumnya di hadapan media internasional.
Sebelumnya pada hari itu, pihak berwenang juga mengungkapkan di daerah yang sama makam yang diidentifikasi sebagai Thaw-Irkhet-if.
Baca: Ceramah Ustadz Abdul Somad di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jamaah Padat dan Jalan Macet
Dilansir dari BBC, Sabtu (24/11/2011), Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Antiquities mengatakan bahwa temuan itu akhirnya terjadi setelah tim bekerja di situs tersebut sejak bulan Maret.
Orang-orang Mesir mengabadikan tubuh orang mati menjadi mumi adalah untuk melestarikan tubuh mereka untuk kehidupan setelah kematian.
Namun tak hanya bagi tubuh manusia, orang -orang Mesir juga mengawetkan hewan-hewan menjadi mumi.
Baca: Komunikasi dengan Alam Baka, Eksperimen Gila Pesulap Penantang Maut Harry Houdini
Kegunaan mumi-mumi hewan tak lain dan tak bukan adalah untuk persembahan religius.
Mesir telah mengungkapkan lebih dari selusin penemuan kuno sejak awal tahun ini.
Baca: Viral Foto Pernikahan Sultan Malaysia dengan Ratu Kecantikan Moskow 2015
Negara itu berharap penemuan-penemuan ini akan mencerahkan citra Mesir di luar negeri.
Hal itu juga agar menghidupkan kembali minat di antara para pelancong untuk kembali mengunjungi Mesir.
Sementara diketahui sejak tahun 2011, pelancong mulai menjauh pergi karena ada pemberontakan politik.
Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan juudl : Kuburan Mesir Kuno Periode Firaun Terkenal Ditemukan, Apa Isinya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/piramida-giza-di-mesir-terus-mengundang-perdebatan.jpg)