China Siapkan Rp6 Triliun untuk Kirim 272 Satelit, Agar Tersedia WiFi Gratis di Seluruh Dunia
Dilansir dari China Daily, Kamis (29/11/2018), satelit itu akan diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di provinsi Gansu
SERAMBINEWS.COM - Sebuah perusahaan teknologi internet Chinameluncurkan rasi satelit pertama yang akan menyediakan layanan WiFi gratis di seluruh dunia pada hari Selasa besok.
LinkSure Network, telah didirikan di Shanghai pada tahun 2013.
Baca: Calon Godfather Mafia Dibekuk Polisi, Wakil PM : Tidak Ada Ruang Bagi Sampah Seperti Ini di Italia
Mereka memasarkan diri sebagai perusahaan internet seluler inovatif global yang mengkhususkan diri dalam akses internet gratis, konten, dan layanan berbasis lokasi di situs web resminya.
Dilansir dari China Daily, Kamis (29/11/2018), satelit itu akan diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di provinsi Gansu China Barat Laut tahun depan.
Baca: Tim Penilai Desa Mandiri Kodam IM Nilai Gampong Seulalah Baru
Kemudian pada 2020 akan ada 10 satelit di angkasa lagi.
Selanjutnya rasi satelit itu akan memiliki 272 satelit pada 2026.
Orang dapat menggunakan ponsel mereka untuk mencari layanan internet yang disediakan oleh rasi satelit ini.
Bahkan di wilayah di mana jaringan telekomunikasi tidak mencakup.
Baca: Pertama Kali, Warga Kuba Bisa Akses Internet dari Ponsel
Wang Jingying, CEO LinkSure Network, mengatakan perusahaan akan menginvestasikan 3 miliar yuan atau setara dengan Rp6 trilyun untuk proyek ini.
Dia percaya bahwa perusahan nantinya akan mendapat keuntungan dan uang di masa depan.
Baca: Dilanda Gempa Bumi 7 Magnitudo, Ini Penjelasan Mengapa Gempa di Alaska Tak Memakan Korban Jiwa
Berdasarkan data dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), hingga akhir tahun 2017, masih ada 3,9 miliar orang yang tidak terhubung ke internet.
Baca: Prabowo Sebut Media Massa Memanipulasi Demokrasi, Terkait Penyebutan Jumlah Peserta Reuni 212
Karena keragaman dan kompleksitas geomorfologi, beberapa fasilitas infrastruktur jaringan telekomunikasi tidak dapat dipasang di beberapa tempat, dan oleh karena itu rasi satelit ini mungkin menjadi alternatif terbaik.
Saat ini, banyak perusahaan teknologi asing, termasuk Google, SpaceX, OneWeb dan Telesat, telah meluncurkan rencana untuk menggunakan satelit guna menyediakan akses internet gratis.
Laporan Goldman Sachs sebelumnya memperkirakan peluang jangka panjang dan keuntungan tinggi akan muncul di pasar komersial luar angkasa, dengan skala triliunan dolar dalam waktu 20 tahun.
Baca: Inilah Bayi Pertama di Dunia yang Lahir dari Transplantasi Rahim Wanita yang Meninggal
Bank of America Merrill Lynch meramalkan bahwa pada tahun 2045, industri luar angkasa dunia akan mencapai nilai $ 2,7 triliun.
Baca: Anggota Senat AS Sebut Jika Disidang, Mohammed bin Salman akan Langsung Dihukum dalam 30 Menit
Teknologi kedirgantaraan Cina Huang Zhicheng mengatakan proyek ruang angkasa selalu berisiko tinggi dan investasi tinggi.
Memang, dalam waktu dekat investor tidak akan melihat kembalinya modal selama beberapa tahun dan mereka harus bersabar.
Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : China Siapkan Rp6 Triliun untuk Kirim 272 Satelit Demi Sediakan WiFi Gratis di Seluruh Dunia