Kegiatan Tim Tahsin IKAT di Aceh Tengah, Mengajar Tajwid, Safari Subuh, Hingga Ceramah Maulid

Selain melatih tahsin dan mengajar tajwid Alquran, Tim Tahsin IKAT juga menjadi imam dan penceramah shalat Subuh serta penceramah Maulid

Kegiatan Tim Tahsin IKAT di Aceh Tengah, Mengajar Tajwid, Safari Subuh, Hingga Ceramah Maulid
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Guru TPQ dan imam di Aceh Tengah mengikuti pelatihan tahsin Alquran yang disampaikan oleh Tim IKAT, Desember 2018. 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Tim Tahsin Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, sejak beberapa hari lalu melakukan pengabdian di wilayah Aceh Tengah.  

Selain melatih tahsin dan mengajar tajwid Alquran kepada para imam dan guru TPQ se Aceh Tengah, Tim Tahsin IKAT juga menjadi imam shalat dan penceramah Subuh.

"Di Takengon, Safari Subuh jadi bagian dari program tim. Setiap hari pelatihan, 10 orang Tim Tahsin IKAT melakukan Safari Subuh di 5 masjid. Satu imam dan satu penceramah," jelas M Yasin Jumadi,  koordinator tim, dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Senin (10/12/2018).

“Sementara malamnya, Tim Tahsin ada juga yang mengisi ceramah Maulid,” sambungnya.

Anggota MPU Aceh Tengah, Tgk Risma Hambali mengatakan program Tahsin IKAT Aceh ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

"Alhamdulillah dengan program seperti ini, keberadaan IKAT semakin terasa di masyarakat di seluruh Aceh Tengah,” kata Tgk Risma Hambali yang juga Ketua IKAT Daerah Aceh Tengah ini.

Baca: Bagikan Ceramah Ustaz Abdul Somad Soal Buaya Darat, Hotman Paris Ingatkan Perempuan yang Selingkuh

Sementara itu, Ketua IKAT Aceh Tgk Muhammad Fadhil Rahmi Lc mengatakan, Program Training of Trainer Tahsin Tilawah Alquran metode Awsat di Aceh Tengah sudah dimulai sejak pekan lalu, Sabtu 8 Desember 2018.

Saat ini sudah memasuki pekan kedua, dan sudah selesai 6 kecamatan. Dua pekan selanjutnya akan diadakan di 8 kecamatan berikutnya.

Fadhil melanjutkan, kegiatan pelatihan berlangsung setiap hari dari pukul 8 pagi sampai pukul 6 sore.

Namun, selama pelatihan itu, Tim Tahsin IKAT melaksanakan pengabdian dengan menjadi imam dan penceramah Shalat Subuh, serta memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Di mana pun mereka berada Insya Allah siap berkhidmah untuk masyarakat. Diminta menjadi imam shalat, Insya Allah siap. Diminta ceramah subuh, Insya Allah siap. Ceramah Maulid, Insya Allah siap. Tadi malam salah satu Tim Tahsin, yaitu Tgk. Muhammad Yasin, Lc. menjadi penceramah Maulid di kecamatan Bies Mulie," kata Fadhil Rahmi.

Baca: Nasihat Ustaz Abdul Somad Hadapi Pemilu dan Pilpres 2019: Tak Perlu Takut, Kita Bukan Negara Baru

Baca: Membuat Karni Ilyas Tertawa, Begini Jawaban Ustadz Abdul Somad soal Reuni Akbar 212

Baca: Cerita Ustadz Abdul Somad saat Menduga Ada Intelejen Mesir yang Memata-matai Mahasiswa Indonesia

Kepala Baitul Mal Aceh Tengah Drs Ridwan Qari mengatakan, program Tahsin di Aceh Tengah ini memiliki program jangka panjang.

Setelah pelatihan ini, kata Ridwan Qarin, pihaknya berencana membuat pelatihan yang lebih intensif bagi guru guru Alquran pilihan dari seluruh peserta di 14 kecamatan.

“Kita berharap setiap kecamatan ada minimal satu atau dua orang pengajar Alquran yang benar benar menjadi rujukan bagi masyarakat,” ujar Ridwan Qari.

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved