Dari Dapur Umum Indonesia di Gaza, Terlihat Keceriaan Anak Sindrom Down Menyantap Sajian Bergizi

Down Syndrome Center adalah salah satu lembaga yang menampung dan merawat orang-orang dengan sindrom down dari berbagai daerah di Gaza.

Dari Dapur Umum Indonesia di Gaza, Terlihat Keceriaan Anak Sindrom Down Menyantap Sajian Bergizi
Dok: ACT
Relawan Aksi Cepat tanggap (ACT) di Gaza, membagikan makanan bergizi kepada anak-anak penderita Down Syndrome di Gaza, Palestina, Selasa (4/12/2018). 

SERAMBINEWS.COM, GAZA – Sudah 40 hari berturut-turut, aroma masakan khas berbau rempah mengepul dari Dapur Umum Indonesia di Gaza.

Sejak 29 Oktober lalu, ribuan porsi nasi briyani dan lauk ayam memang dimasak setiap pagi di sana. Makanan bergizi itu kemudian diberikan kepada warga Gaza yang masih terbelit krisis kemanusiaan hingga kini.

Seperti pada Selasa (4/12/2018) pagi, ribuan paket nasi siap santap tiba di sebuah pusat pengasuhan anak-anak sindrom down di Gaza.  Para relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membawa semua makanan itu dari Dapur Umum Indonesia ACT.

Di sebuah aula gedung Down Syndrome Center, senyum anak-anak itu mengembang. Mata mereka memancarkan rasa penasaran pada sejumlah kotak abu-abu mengkilap di tangan para relawan. Kotak-kotak itu berisi nasi hangat yang siap dibagikan kepada mereka.

Baca: ACT Distribusi Makanan siap Santap utk seluruh pengungsi Rohingya di Bireuen

Saking bahagianya, Amir, salah satu anak binaan di Down Syndrome Center mencium tangan dan pipi salah satu relawan sebagai tanda terima kasih sesaat setelah relawan itu memberikan makanan kepadanya.

Down Syndrome Center adalah salah satu lembaga yang menampung dan merawat orang-orang dengan sindrom down dari berbagai daerah di Gaza. Mereka menampung hingga ratusan orang yang mengalami sindrom down.

Manajer Down Syndrome Center Ahmed Alhelo mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang mereka terima. “Terima kasih ACT dan bangsa Indonesia atas kebaikannya membantu orang-orang Palestina terutama kami yang tinggal di Gaza,” ungkapnya.

Pada Selasa (4/12/2018) itu, tim juga membagikan makanan siap santap ke daerah prasejahtera di Bait Hanoun. Di sana, sejumlah anak sudah menanti kedatangan relawan ACT di ujung pintu rumah mereka. Berbalut pakaian hangat mereka pun berlari menghampiri para relawan.

Baca: Kelompok Militan Palestina di Gaza Umumkan Gencatan Senjata dengan Israel

Pembagian makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia adalah bentuk perhatian bangsa Indonesia kepada para pengungsi di Gaza yang telah lama terpapar krisis kemanusiaan.

Sejalan dengan berlangsungnya musim dingin di Gaza, Dapur umum Indonesia menjadi program kemanusiaan yang diunggulkan pada triwulan terakhir tahun 2018 ini.

“Dapur Umum Indonesia masih terus melayani masyarakat Gaza di musim dingin ini. Sejak awal program ini berjalan pada akhir Oktober lalu, sebanyak 44.206 porsi makanan siap santap dibagikan ke seluruh wilayah Gaza,” lapor Andy Noor Faradiba dari Global Humanity Response ACT, Selasa (11/12/2018).

Baca: Viral Foto Pengunjuk Rasa di Jalur Gaza, Gambarkan Beratnya Perjuangan Rakyat Palestina

Bersamaan dengan itu, ACT juga membagikan sejumlah pakaian hangat dan selimut bagi para penyintas Down Syndrome di Gaza.

Berdasarkan penunjuk cuaca daring, suhu di Gaza musim ini berada pada kisaran 21-16 derajat Celsius, yang sesekali disertai dengan turunnya hujan.(ADV)

Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved