Longsor Timbun 4 Rumah di Toba Samosir, 4 Warga Meninggal, 7 Lainnya belum Ditemukan

Tanah longsor menimpa empat rumah warga di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Longsor Timbun 4 Rumah di Toba Samosir, 4 Warga Meninggal, 7 Lainnya belum Ditemukan
CAPTURE TWITTER @SUTOPO_PN
Longsor di Toba Samosir menimpa rumah warga, Kamis (13/12/2018). Empat orang meninggal dan tujuh lainnya belum ditemukan. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Tanah longsor menimpa empat rumah warga di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12/2018).

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam akun twitter resminya.

Menurut Sutopo, longsor terjadi akibat hujan deras mengguyur daerah ini.

Peristiwa itu terjadi pukul 02.00 WIB saat para korban tengah tidur terpulas.

"Longsor timbun 4 rumah akibatkan 4 orang tewas, 7 orang belum ditemukan dan 2 orang selamat di Desa Halado Kecamatan Pintu Pohan Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada 13/12/2018 pukul 02.00 WIB. Saat kejadian hujan deras. Warga tidur, tiba-tiba longsor," tulis Sutopo.

Mengenai ancaman longsor memang telah diperingatkan Sutopo sejak dua pekan lalu.

Sutopo mengunggah cuitannya terkait ancaman longsor mengawali bulan ini beberapa waktu lalu.

Menurut Sutopo, intensitas hujan dipastikan meningkat pada bulan Desember sehingga memicu ancaman longsor. Untuk itu, Sutopo pun mengimbau warga mewaspadai ancaman longsor.

Sebab, menurutnya Desember pasti banyak hujan deras. Longsor akan makin meningkat. Menurut Sutopo pacaran pun harus memahami daerah potensi dan tanda-tanda longsor.

"Jangan pacaran di bawah lereng apalagi saat hujan. Bahaya itu. Pacaran pun harus paham daerah potensi dan tanda-tanda longsor. Selamat ber-weekend," tulis Sutopo.

2.374 Bencana yang Terjadi Tahun Ini Sudah Menelan 4.211 Jiwa, Sutopo: Puncak Hujan Hingga Februari

Heboh Gunung Semeru Bertopi, Sutopo: Pengaruh Pusaran Angin dan tak Terkait Mistis

Dampak Banjir Bireuen, Empat Unit Rumah Rusak Akibat Longsor Hingga Tertimpa Pohon

Disamping itu turut menyertakan foto peta prakiraan wilayah potensi gerakan tanah di bulan Desember di Indonesia.

Sebelumnya penerima sederet anugerah dan penghargaan atas dedikasi dan semangat dalam memberikan informasi tentang bencana alam di Indonesia di tengah ia harus melawan rasa sakit akibat kanker juga membuat cuitan kebencanaan.

Sutopo pun meminta maaf ada cuitannya yang kehapus. Dia mengaku membuat cuitan di twitter dalam mondisi menahan sakit.

"Main twitter sambil nahan sakit malah kehapus. Cari fasilitas "undo" tidak ada. Tangan kiri saya rasanya lumpuh efek kemo jadi pegang hp gemetar. Apa yang saya sampaikan adalah fakta. Masyarakat harus terlindungi. Keselamatan lingkungan dan masyarakat diutamakan," demikian Sutopo.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved