BREAKING NEWS - Puluhan Keluarga Mengungsi Akibat Banjir di Gayo Lues, Ini Data Pengungsi Sementara 

Sejumlah desa yang diterjang banjir di Kabupaten Gayo Lues (Galus) sejak Jumat (14/12/2018) dini hari, membuat puluhan keluarga kini mulai mengungsi.

BREAKING NEWS - Puluhan Keluarga Mengungsi Akibat Banjir di Gayo Lues, Ini Data Pengungsi Sementara 
Serambinews.com
Satu rumah warga di Marpunge, Gayo Lues rusak berat akibat di hantam banjir yang terjadi sejak Jumat (14/12/2018) dini hari. 

Laporan Rasidan | Gayo Lues 

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Sejumlah desa yang diterjang banjir di Kabupaten Gayo Lues (Galus) sejak Jumat (14/12/2018) dini hari, membuat puluhan keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dari data sementara yang dihimpun Serambinews.com, sedikitnya sudah 65 keluarga yang mengungsi.  Yakni di Desa Agusen Blangkejeren tercatat 11 keluarga yang sudah meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke lokasi aman.

Kemudian pengungsi dari Desa Rerebe sebanyak 13 keluarga, dan dari Desa Pasir di Tripe Jaya sebanyak 23 keluarga, serta 18 keluarga dari Desa Tetinggi, Pantan Cuaca.

Baca: Empat Desa di Gayo Lues Terendam Banjir, Warga Mulai Mengungsi

Selain membuat warga harus mengungsi, banjir di Marpunge, Putri Betung juga menghanyutkan satu unit rumah, dan sejumlah rumah lainnya kini terancam amblas.

Kadis Sosial Kabupaten Gayo Lues (Galus), Syukri mengatakan, data pengungsi korban banjir di Desa Marpunge, Putri Betung, saat ini belum ia terima. Karena petugas Dinsos bersama anggota Tagana masih dalam perjalanan menuju lokasi tersebut.

“Laporan yang baru kami terima dari Desa Marpunge, sebuah rumah rusak parah dihantam banjir. Namun jumlah pengungsi dan korban banjir di Marpunge belum didata," sebutnya.

Baca: Satu Rumah Hanyut Diterjang Banjir di Sultan Daulat Subulussalam, Warga Bantu Kejar Pakai Boat

Dinsos Galus saat ini baru menjangkau dua desa dalam penyaluran bantuan masa panik untuk korban banjir.

Bantuan masa panik dari Dinsos Galus yang disalurkan bersama anggota Tagana tersebut berupa bahan makanan dan pakaian serta perlengkapan shalat.

Baca: Longsor di Empat Tititk, Lintasan Blangkejeren-Kutacane Lumpuh Total

Koordinator Tagana Galus, Matseli, mengatakan bantuan masa panik yang sudah disalurkan yakni ke Desa Agusen di kecamatan Blangkejeren, dan ke Desa Rerebe Dabun Gelang.

"Untuk desa lainnya baru bisa disalurkan besok (Sabtu, 15/12/2018). Sore ini, anggota Tagana bersama Dinsos terpaksa ke Desa Pasir, Tripe Jaya untuk mendirikan tenda pengungsian," sebut Matseli.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved