Jalan Nasional Takengon-Nagan Amblas ke Jurang

Bagi masyarakat yang akan melintasi wilayah tengah Aceh diimbau agar berhati-hati

Jalan Nasional Takengon-Nagan Amblas ke Jurang
SERAMBI/MAHYADI
Ruas jalan nasional Takengon-Nagan Raya, di kawasan Sekep, Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (13/12) sekira pukul 09.00 WIB, amblas sepanjang 80 meter. Akibatnya akses utama menuju Nagan Raya putus total. 

* Arus Lalu Lintas Dialihkan ke Jalan Alternatif

TAKENGON - Bagi masyarakat yang akan melintasi wilayah tengah Aceh diimbau agar berhati-hati. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah titik mengalami longsor. Antara lain di lintasan Takengon-Nagan Raya dan Bireuen Takengon.

Informasi terakhir yang diterima Serambi, lintasan jalan nasional yang menghubungkan Takengon-Nagan Raya, Kamis (13/12) kemarin terputus, menyusul amblasnya jalan di kawasan Sekep, Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah.

Keterangan dari Camat Celala, Salman Nuri, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB . Diperkirakan, ada sekitar 80 meter jalan yang amblas ke jurang. “Kerusakannya cukup parah. Badan jalan sepanjang 80 meter amblas. Satu tiang listrik rebah dan dua tiang lagi miring,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun arus lalu lintas Takengon-Nagan Raya terpaksa dialihkan melalui jalan alternatif, memutar melalui jalan Kampung Gelelungi, Kecamatan Pegasing.

Menurut Salman Nuri, awalnya jalan yang amblas hanya sebagian. Tetapi karena hujan terus mengguyur, sehingga terjadi longsor susulan yang membuat seluruh badan jalan amblas ke jurang. Ia memperkirakan, jalan tersebut tak mungkin bisa diperbaiki dalam waktu dekat. “Rasanya tidak mungkin dalam waktu dekat bisa diperbaiki. Jadi untuk kendaraan roda empat harus memutar lewat Kecamatan Pegasing,” ujarnya.

Tetapi untuk akses masyarakat setempat ia berharap bisa secepatnya dibuatkan jalan alternatif yang bisa dilalui sepeda motor. Sebab tidak mungkin anak-anak yang bersekolah ke Kecamatan Silih Nara harus memutar jauh Kecamatan Pegasing.

“Jalur alternatif harus segera dibuat. Paling tidak untuk sepeda motor, karena banyak anak-anak di daerah ini yang sekolah ke Kecamatan Silih Nara. Mereka nggak mungkin memutar dari jalur Kecamatan Pegasing. Jaraknya terlalu jauh,” jelas Camat Celala ini.

Pascakejadian, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, bersama Asisten II, Amir Hamzah, dan Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung meninjau lokasi jalan yang amblas. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat dari Kota Takengon menuju Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, ruas jalan nasional Bireuen-Takengon, tepatnya di kawasan kilometer 92, Kampung Kelupak Mata, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, masih dijaga oleh petugas dari BPBD, Dinas Perhubungan, serta TNI-Polri. Pasalnya, longsoran masih terus terjadi di kawasan itu.

Di lokasi longsoran tersebut, saat ini masih diberlakukan sistem buka tutup karena kondisi ruas jalan yang mengecil tertutup timbunan tanah longsor. Untuk itu, para petugas disiapkan di lokasi untuk membantu warga yang melintas.

“Kondisi badan jalan masih sangat licin. Makanya, disana kita siagakan petugas,” kata Kalaks BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri.

Selain petugas, dua unit alat berat juga disiapkan untuk mengantisifasi serta mempercepat penangangan, jika terjadi tanah longsor yang berpotensi memutuskan jalur utama tersebut. “Melihat kondisi cuaca yang masih diguyur hujan, potensi tanah longsor bisa saja terjadi di lokasi itu,” ucapnya.(my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved