Breaking News

Harga Minyak Dunia Turun Ke Titik Rendah Sejak Bulan Lalu, Pertamina Kok Belum Turunkan Harga BBM?

Harga minyak mentah dunia juga menunjukkan tren naik biarpun OPEC telah sepakat untuk memangkas produksinya pada tahun depan.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI-- Alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). 

SERAMBINEWS.COM -  Harga minyak mentah dunia juga menunjukkan tren naik biarpun OPEC telah sepakat untuk memangkas produksinya pada tahun depan.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2019 pada awal pekan lalu masih berada di angka US$ 52,45 per barel dan harga minyak Brent untuk pengiriman Februari 2019 seharga US$ 61,67.

Biarpun harga minyak mentah mengalami penurunanan, Namun PT Pertamina (Persero) masih juga belum menurunkan harga BBM non subsidi sejak 10 Oktober 2018 lalu.

Padahal badan usaha lain telah menurunkan harga BBM non subdidi yang dijual di SPBU-nya.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengaku Pertamina masih melakukan evaluasi terkait harga BBM.

Dia tidak menjelaskan alasan belum turunnya harga BBM non subdisi yang dijual Pertamina.

"Masih evaluasi,"ujar Aditama singkat ketika dihubungi Kontan.co.id pada Minggu (16/12).

Pemeritah sendiri sudah mewanti-wanti agar Pertamina dan badan usaha penyalur BBM yang belum menurunkan harga BBM non subsidi untuk menyesuaikan harga paling lambat Januari 2019.

Penurunan harga BBM non subsidi sejalan dengan penurunana harga minyak dunia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi menyebut ada tiga perusahaan yang belum menurunkan harga BBM non subsidi, yaitu PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, dan Exxon.

Ketiga perusahaan tersebut pun berjanji akan menurunkan harga BBM non subsidi pada bulan Januari 2019.

Pemerintah masih maklum ketiga perusahaan tersebut belum menurunkan harga BBM non subsidi di bulan Desember karena masih ada stok minyak yang dibeli ketiga harga minyak masih tinggi.

"Kan stoknya banyak,"kata Djoko pada Selasa (11/12/2018).

Makanya pemerintah masih akan menunggu realisasi penurunan BBM non subsidi ketiga perusahaan tersebut hingga Januari 2019 mendatang.

Jika tidak juga diturunkan harganya, maka pemerintah akan memanggil kembali Pertamina, Shell, dan Exxon.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved