Ribuan Warga Nikmati Layanan Adminduk Gratis

Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya menyerbu lokasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) secara gratis

Ribuan Warga Nikmati Layanan Adminduk Gratis
IST
Sekda Aceh Dermawan menyerahkan secara simbolis dokumen kependudukan kepada masyarakat pada Pencanangan GISA di Anjong Mon Mata Banda Aceh 

* Gubernur Canangkan GISA se-Aceh

BANDA ACEH - Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya menyerbu lokasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) secara gratis, yang dipusatkan di Gedung Sultan II Selim, Banda Aceh. Kegiatan itu dimulai sejak Senin (17/12) dan berakhir Rabu (19/12), sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).

Pelayanan adminduk gratis yang dimotori Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), didukung Disdukcapil Banda Aceh dan Aceh Besar serta Ditjen Dukcapil Kemendagri itu, terhitung banjir peminat.

Kadis RKA, Drs Teuku Syarbaini MSi didampingi Ketua Panitia GISA Ade Surya dan Koordinator Humas-Media Massa, H Nurdin F Joes, merincikan, pada hari pertama pelayanan langsung diserbu masyarakat. Sebanyak 1.236 warga menikmati layanan gratis itu, terdiri atas KTP 733 orang, akte kelahiran 40, akte kematian 4, kartu identitas anak (KIA) 171, KK 111, dan dokumen kependudukan lainnya 177 orang.

Pantauan Serambi pada hari kedua pelayanan Selasa (18/12), animo masyarakat lebih membludak dibanding hari pertama. “Kondisi itu akan terus bertahan hingga penutupan pada Rabu (19/12) besok (hari ini-red),” kata Ade Surya.

Sementara itu, Selasa (18/12) kemarin, Gubernur Aceh yang diwakili Sekda, Drs Dermawan MM, mencanangan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) se-Aceh di Anjong Mon Mata Banda Aceh. “GISA merupakan sebuah gerakan membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan. Masyarakat didorong untuk memiliki dokumen kependudukan sebagak hak warga bangsa. Data kependudukan menjadi sangat penting, dan diarahkan untuk berbagai sisi pembangunan,” ujar Sekda Dermawan.

Ditambahkan, penduduk menjadi subyek dan obyek pembangunan, untuk itu database kependudukan harus akurat. Terlebih dalam pembangunan demokrasi untuk menyukseskan Pemilu 2019, dokumen kependudukan berupa KTP untuk pemilih pemula berusia 17 tahun dan masyarakat luas harus dipastikan dimiliki setiap penduduk, kata Sekda Aceh.

Sekda menekankan agar Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) bersama jajaran Disdukcapil se-Aceh memastikan memfasilitasi masyarakat Aceh untuk memiliki dokumen kependudukan, antara lain KTP.

Dengan pencanangan GISA, harap Sekda, harus mampu membuat masyarakat bahagia dan mendapat kepuasan dalam pelayanan adminduk yang diberikan Pemerintah Aceh. “Tahun 2019 akan ada Pileg dan Plpres. Kedua agenda itu membutuhkan data-data kependudukan yang akurat,” kata Sekda.

Sementara itu Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) Drs Teuku Syarbaini MSi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari (17-19/12) ini bertujuan untuk menyerukan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan (Adminduk), baik KTP el maupun dokumen kependudukan lainnya.

Di samping itu, dimaksudkan untuk meningkatkan cakupan target kepemilikan KTP dan berbagai dokumen kependudukan.

Acara pencanangan GISA, dihadiri berbagai unsur antara lain DPRA, Forkompimda, para rektor, bupati/wali kota, perwakilan Kemendagri, para keuchik dan tokoh masyarakat.

Pada pencanangan itu Sekda Dermawan turut menyerahkan dokumen kependudukan secara simbolis berupa KTP bagi usia pemula wajib KTP 17 tahun, KIA, akte kelahiran, akte kemarian, dan KK. Selain itu turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan antara DRKA dan DPMG Aceh dan Disdukcapil Kota Banda Aceh dengan RSUD Meuraxa.(nur)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved