Fakta Soal Kasus Pungli Pengambilan Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda, Barang Bukti Uang Rp15 Juta

Polda Banten sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar pengambilan jenazah korban tsunami Selat Sunda ini.

Fakta Soal Kasus Pungli Pengambilan Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda, Barang Bukti Uang Rp15 Juta
Tribun Jakarta/Ega Alfreda
Keadaan Pasar Sumur yang menjadi titik kerusakan terparah di Kecamatan Sumur akibat tsunami Selat Sunda, Kamis (27/12/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Polda Banten mengungkap fakta-fakta praktik pungutan liar (pungli) pengambilan jenazah korban tsunami Selat Sunda.

Dugaan pungli terjadi pada beberapa keluarga korban tsunami Selat Sunda saat hendak mengambil jenazah.

Polda Banten sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar pengambilan jenazah korban tsunami Selat Sunda ini.

Baca: Tan Dinikahi Pria tak Setia Selama 43 Tahun Menikah, Alami Keguguran 4 Kali Akibat KDRT

Tersangka tak lain oknum di Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara (RSDP), Kabupaten Serang.

Tiga tersangka ditetapkan setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Banten melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

Polisi juga mengamankan dua alat bukti berupa kuitansi dan uang tunai Rp 15 juta.

"Sore tadi, ditetapkan tiga tersangka inisial F, I, dan B," kata Kabag Wasidik Ditreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Dadang Herli Saputra.

Baca: Desa La Puria Hanya Tersisa Wanita dan Anak-anak, Para Pria Tewas Akibat Perang

Satu tersangka berinisial F diketahui merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN).

F betugas sebagai staf di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSDP Kabupaten Serang, Banten.

Sementara, dua tersangka lainnya merupakan karyawan CV Nauval Zaidan yang bekerja sama dengan pihak rumah sakit untuk pengadaan mobil jenazah.

Baca: Cara Bikin 2018BestNine Ala Selebgram dan Tahu Jumlah Likes Foto Instagram Anda

Halaman
12
Editor: Fatimah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved