9 Fakta Siswa SMK Kubur Bayinya Hidup-hidup, Bayi Menangis dan Ditangkap Saat Pindahkan Jenazah

RM membuat lubang di tanah menggunakan cethok lantas mengubur bayinya tersebut hidup-hidup.

9 Fakta Siswa SMK Kubur Bayinya Hidup-hidup, Bayi Menangis dan Ditangkap Saat Pindahkan Jenazah
Surya.co.id/M Taufik
Pelajar SMK kubur bayinya yang baru lahir di Sidoarjo. Tersangka RM, saat diamankan di Polsek Sedati, Sidoarjo, Rabu (2/1/2018). (Surya.co.id/M Taufik) 

SERAMBINEWS.COM, SIDOARJO - Kasus bayi dikubur hidup-hidup terjadi di Sidoarjo.

Tepatnya, di Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Bayi tersebut dikubur orang tuanya karena lahir di luar nikah.

Berikut ini sejumlah fakta yang berhasil dirangkum oleh TribunJatim.com.

1. Kedua orang tua masih berstatus pelajar

Orang tua bayi tersebut berstatus masih pelajar.

Mereka adalah RM, pelajar SMK berusia 18 tahun asal Kwangsan, dan adik kelasnya LV (16) asal Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

"Kami masih dalami kasus tersebut. Penyidik harus lebih hati-hati karena terduga pelakunya adalah anak di bawah umur," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu (2/1/2019).

2. Kronologi

Informasi yang berhasil dihimpun, bayi perempuan itu lahir dari rahim LV pada Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved