Tiket Mahal, Warga Terbang via KL

Kenaikan harga tiket penerbangan domestik dalam beberapa hari terakhir membuat warga yang bertolak

Tiket Mahal, Warga Terbang via KL
M Adli Abdullah

BANDA ACEH - Kenaikan harga tiket penerbangan domestik dalam beberapa hari terakhir membuat warga yang bertolak dari Banda Aceh lebih memilih transit di Kuala Lumpur (KL), Malaysia jika ingin ke Jakarta. “Jalur panjang“ ini mereka tempuh karena harga tiketnya jauh lebih murah daripada penerbangan domestik (misalnya Banda Aceh-Jakarta atau Banda Aceh-Padang).

Seorang warga Banda Aceh, Boy, kepada Serambi, Kamis (10/1) menyatakan lebih memilih transit di Kuala Lumpur terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanannya ke Jakarta. “Saya sudah pesan tiket untuk keberangkatan dari Banda Aceh ke Jakarta dengan transit di Kuala Lumpur. Untuk rute ini ternyata lebih murah dibandingkan langsung ke Jakarta yang harga tiketnya hampir 3 juta rupiah per orang. Apabila kita transit di Kuala Lumpur harga tiketnya justru di bawah 1 juta rupiah per orang,” ujar Boy membanding.

Boy mengaku, kenaikan harga tiket penerbangan domestik kali ini terasa sangat berat, apalagi untuk perjalanan pribadi. Bagi pebisnis seperti Boy yang sering bolak-balik Banda Aceh-Jakarta kenaikan harga tiket pesawat kali ini ia pantas keluhkan. “Kalau mau ke Jakarta sekarang dari Banda Aceh benar-benar berat di ongkos jadinya,” kata Boy.

Hal yang sama juga dikeluhkan Dr M Adli Abdullah MCL. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini, selain sering bertolak ke Jakarta naik pesawat untuk perjalanan dinas, juga kerap menjenguk anaknya yang kuliah di Uiversitas Andalas Padang.

“Sekarang, kalau mau pergi ke seluruh Indonesia lebih murah naik AirAsia dan kita transit via Kuala Lumpur. Anak saya ada yang kuliah di Universitas Andalas. Nah, kalau saya mau ke Padang dari Aceh, dulu jalurnya adalah Banda Aceh-Kuala Namu-Bandara Padang. Tapi sekarang, jalur Banda Aceh-Kuala Lumpur-Padang jauh lebih murah.

Adli pun membanding. Banda Aceh-Padang naik AirAsia via Kuala Lumpur ongkosnya hanya Rp 826.000. Sedangkan Padang-Medan saja naik Lion Air tiketnya Rp 1.464.000. Belum lagi ongkos Banda Aceh-Medan. “Nah, kalau naik Garuda dari Banda Aceh ke Padang via Jakarta tiketnya malah 4.364.700 rupiah. Ini yang membuat saya atau istri lebih memilih via Kuala Lumpur kalau ingin ke Padang. Faktanya, lebih murah ke negara orang,” sebut Adli.

Keluhan serupa diutarakan warga lainnya yang tak ingin ditulis namanya. Ia mengaku kenaikan harga tiket ini “gila-gilaan”. “Wah gila benar. Ampun deh. Garuda dari biasanya Rp 1,4 juta sekarang Rp 2,9 juta. Batik juga dari Rp 1,1 juta sekarang Rp 2,5 juta,” sebutnya.

Kenaikan harga ini juga membuatnya untuk beralih penerbangan dari Banda Aceh transit Kuala Lumpur, selanjutnya ke Jakarta. “Bisa jadi (beralih -red ). Desember kemarin ada teman mau balik dari Jakarta ke Aceh ya harus ke Malaysia dulu. Harga tiketnya Rp 1,2 juta, jauh kan perbedaannya,” kata pengusaha muda ini.

Menurutnya, saat ini dia dan keluarga lebih memilih penerbangan Banda Aceh-Malaysia (transit)- Jakarta meskipun waktu transitnya bisa sampai empat jam di Kuala Lumpur. Ia berharap kenaikan harga tiket untuk penerbangan domestik hendaknya segera ditinjau oleh Menteri Perhubungan dan diturunkan kembali.

Harapan yang sama juga disampaikan Suryadi, warga Banda Aceh yang juga pebisnis. “Tadi sempat saya cek di Traveloka, ternyata keberangkatan 17 Januari 2019 dari Banda Aceh ke Jakarta harganya hampir 3 jutaan rupiah. Saya merasa berat atas kenaikan harga ini, semoga secepatnya ada penurunan,” Suryadi berharap.

Untuk menghemat pengeluaran ongkos pesawat, kata Suryadi, ia harus naik AirAsia ke Malaysia sebelum ke Jakarta, karena harganya jauh lebih murah.

Penelusuran Serambi di Traveloka dengan mengambil beberapa tanggal secara acak, terbaca bahwa harga tiket keberangkatan 21 Januari 2019 dari Banda Aceh ke Jakarta naik Garuda Rp 2.962.700/orang. Tiket Batik Air Banda Aceh-Jakarta Rp 2.559.000/orang, Citilink transit di Kualanamu Rp 1.998.000/orang, Lion transit di Kualanamu Rp 1.888.000- Rp 2.212.000/orang. Sementara penerbangan AirAsia dari Banda Aceh ke Jakarta via Kuala Lumpur hanya Rp 879.700/orang.

Sementara pada tanggal 13 Februari 2019, harga tiket Garuda dari Banda Aceh ke Jakarta Rp 2.962.700/orang. Batik Air dari Banda Aceh Rp 2.559.000/orang, Citilink transit Kualanamu Rp 1.998.000/orang dan Lion transit Kualanamu Rp 1.888.000- Rp 2.212.000/orang. Sedangkan transit ke Kuala Lumpur naik AirAsia harga tiketnya mulai Rp 716.700/orang.

Selain itu, penerbangan naik Garuda dari Jakarta ke Banda Aceh pada 20 Maret 2019 mencapai Rp 3.057.700/orang, Batik Air Banda Aceh-Jakarta Rp 2.609.000/orang, Citilink transit Kualanamu Rp 2.013.000/orang, dan Lion transit Kualanamu mulai Rp 1.918.000- Rp 2.242.000/orang. Sedangkan transit naik AirAsia ke Kuala Lumpur, harga tiketnya hanya Rp 693.700/orang. (una/dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved