Toke Seuem Sebut Dirinya dan Semua PNS Adalah Kuli Masyarakat

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah atau disapa Toke Seuem, mengibaratkan jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota maupun PNS, adalah kuli majikan.

Toke Seuem Sebut Dirinya dan Semua PNS Adalah Kuli Masyarakat
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Tauke Seuem berikan arahan kepada pejabat Pemko Langsa yang baru dilantik. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- Wali Kota Langsa, Usman Abdullah atau disapa Toke Seuem, mengibaratkan jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota maupun PNS, adalah kuli majikan.

"Siapa majikan kita ? bukan wali kota, tetapi majikan kita adalah masyarakat yang wajib kita layani dengan baik," hal itu dikatakan Toke Seuem saat memberikan arahan usai melantik pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV), Jumat (11/1/2019), di aula Setdako Langsa.

"Kalau merasa bos atau mau jadi bos, jangan jadi PNS, tapi jadilah pengusaha. Saya contohkan seperti tukang tempel ban, walaupun mereka tukang tempel ban, tapi mereka adalah bos karena memiliki usaha sendiri," sebutnya.

Baca: Sukseskan Zikir Akbar Pergantian Tahun, Toke Seuem Beri Penghargaan Kepada 26 Lembaga 

Baca: Ditemukan tak Terawat, Toke Seuem Tarik Lima Kendaraan Dinas

Baca: Toke Seuem akan Lapor Presiden

Wali Kota juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik, jangan pernah sombong, angkuh, dan merasa sebagai bos.

"Apalagi gaji kita terukur. Namun seperti penempel ban, pendapatan mereka tidak bisa diukur," jelasnya.

Toke Seuem menambahkan, harus disadari bahwa kehadiran dirinya dan PNS di daerah ini, adalah sebagai pelayan masyarakat dan aparatur negara untuk menjalakan sistem pemerintahan yang baik.

"Kita harus sadar bahwa kita hadir disini bukan untuk menzalimi, menghambat, hingga menghilangkan hak orang-orang lain yaitu masyarakat," tegasnya.

Kepada kepala dinas, Tauke Seuem menekankan, agar pandai melobi program untuk membawa pulang anggaran ke Langsa, baik di tingkat Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi.

Karena saat ini APBK yang dimiliki Pemko Langsa masih cukup minim. Kepala dinas jangan hanya pandai mengelola anggaran yang telah ada di APBK. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved