Penyelesaian Persoalan KIP Simeulue Terus Diupayakan

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengatakan akan terus mengupayakan penyelesaian persoalan

Penyelesaian Persoalan  KIP Simeulue Terus Diupayakan
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Komisioner KIP Pidie melakukan foto bersama dengan 46 Anggota PPK tambahan usai acara pelantikan dan pengukuhan di Oproom Setdakab Pidie, Rabu (2/1/2019). 

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengatakan akan terus mengupayakan penyelesaian persoalan peresmian atau pelantikan Komisioner KIP Simeulue. Kemelut persolan KIP Simeulue diharapkan selesai sebelum pelaksanaan Pemilu 2019.

Demikian antara lain disampaikan oleh Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri, dalam Rakorpimda Konsolidasi Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Simeulue yang berlangsung di aula serbaguna kabupaten setempat (19/1). Kegiatan itu dihadiri unsur muspida, muspika, Panwaslih Simeulue, keuchik, dan unsur lainnya.

“Upaya menyelesaikan persoalan peresmian KIP Simeulue terus diupayakan dengan win win solution, mudah-mudahan dapat selesai sebelum hari H Pemilu 2019,” kata Syamsul Bahri dalam sambutan pembukaan seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Serambi, kemarin.

Seperti diketahui, Surat Keputusan (SK) penetapan terhadap komisioner KIP Simeulue telah dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 3 Juli 2018. Tetapi hingga sekarang belum juga dilakukan pelantikan. Di sisi lain, pelaksanaan Pemilu 2019 juga sudah semakin dekat.

Syamsul Bahri dalam sambutannya kemarin mengatakan, jika pun nantinya Komisioner KIP Simeulue belum diresmikan oleh Bupati Simeulue, KIP Aceh memastikan penyelenggaraan Pemilu 2019 di kabupaten setempat akan berlangsung sesuai dengan jadwal tahapan, prinsip, dan azas pemilu.

“KIP Aceh tentu tidak ada pilihan lain, harus siap sedia dan taat menjalankan amanah undang-undang dalam rangka pengambilalihan wewenang KIP Simeulue,” kata Syamsul Bahri.

Syamsul menambahkan, jumlah caleg di Kabupaten Simeulue berjumlah 298 orang yang memperebutkan 20 kursi. Menurutnya, kontestasinya dipastikan cukup kompetitif. Terpenting, katanya, perlu dukungan semua pihak untuk berkompetisi dengan fair dan sehat. “Silakan kampanyeberkualitas dalam meyakinkan masyarakat sehingga terwujud pemilu berkualitas pula,” katanya.

Untuk daftar pemilih tetap (DPT) Simeulue berjumlah 58.979 tersebar di 138 gampong, 10 kecamatan dan terkonsentrasi di 271TPS. Menurut Syamsul Bahri, jika ingin mempertahankan capaian partisipasi pemilih di Simeulue paling tidak minimal 50 ribu pemilih dipastikan dapat hadir menggunakan hak pilih di TPS dengan aman dan damai.

“Semua kita sebagai pemangku kepentingan di daerah harus mengkonsolidasikan semua potensi dan kewenangan kita untuk memastikan terwujudnya pemilu yang berkualitas sekaligus bermartabat, yaitu proses dan hasil pemilu dapat diterima dan dipercaya publik,” demikian Syamsul Bahri.(dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved