Warga Demo PT Nafasindo

Sekelompok massa melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk areal perusahaan kelapa sawit PT Nafasindo

Warga Demo PT Nafasindo
SERAMBI/DEDE ROSADI
WARGA melakukan unjuk rasa di pintu masuk areal perusahaan kelapa sawit PT Nafasindo di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (24/1). 

SINGKIL - Sekelompok massa melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk areal perusahaan kelapa sawit PT Nafasindo di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Kamis (24/1). Aksi demo ini untuk menuntut penyelesaian sengketa tanah eks transmigrasi yang dituding digarap oleh perusahaan tersebut.

Awalnya, massa berniat menghentikan aktivitas perusahaan itu. Namun, aksi itu urung dilakukan setelah dimediasi pihak Polres Aceh Singkil yang mengamankan unjuk rasa. Akhirnya, pengunjuk rasa yang merupakan eks transmigrasi hanya menyampaikan orasi di pintu masuk perusahaan yang ditutup portal.

Dalam orasinya, warga mengaku kecewa terhadap pemerintah daerah yang tidak segera menyelesaikan sengketa lahan antara perusahaan dengan masyarakat eks transmigrasi. “Seharusnya, pemerintah meprioritaskan penyelesaian masalah agar tidak jadi bumerang,” kata Saddam, orator unjuk rasa.

Massa menuntut Pemkab Aceh Singkil segera menentukan tapal batas desa dengan PT Nafasindo sesuai peta eks transmigrasi. Kemudian, menyelesaikan permasalahan tanah eks transmigrasi yang dituding dikuasai PT Nafasindo. “Kami juga akan menunjukkan kepada Polres Aceh Singkil tanah kami sesuai dengan peta transmigrasi,” tukas Saddam.

Selesai berorasi, warga kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah sempat menunggu kehadiran Bupati Aceh Singkil ke lokasi unjuk rasa. Namun, karena orang nomor satu di Aceh Singkil itu tidak kunjung datang, massa akhirnya memilih bubar.

Sebelumnya, massa sempat berdialog dengan Wakapolres Aceh Singkil, Kompol Sutan Siregar. Dalam dialog itu, Wakapolres mengajak masyarakat sabar dan bijak dalam menghadapi masalah ini. Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Singkil untuk mempercepat penyelesaian permasalahan warga.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved