Ratusan Bobotoh Tuntut Persib di-WO, Bawa Aneka Spanduk ke Kantor Persib Bandung

Mereka secara tegas menuntut Persib diganjar WO lantaran melanggar regulasi tak mampu menggelar laga tepat waktu

Ratusan Bobotoh Tuntut Persib di-WO, Bawa Aneka Spanduk ke Kantor Persib Bandung
(KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)
Ratusan Bobotoh melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Persib, Jalan Sulanjana, Senin (4/2/2019) malam. 

SERAMBINEWS.COM - Ratusan pendukung Persib Bandung alias bobotoh mendatangi kantor Persib Bandung di Jalan Sulanjana, Senin (4/2/2019) malam.

Mereka menuntut Persib diganjar WO (walk out).

Aksi tersebut dilakukan sebagai buntut gagalnya Persib menghelat laga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2018 kontra Persiwa Wamena.

Sejatinya, pertandingan tersebut digelar hari ini.

Baca: Pesepak Bola Bahrain Tak Mau Diekstradisi oleh Thailand, Takut Disiksa Jika Kembali ke Negaranya

Ratusan bobotoh datang membawa aneka spanduk bertuliskan protes kepada manajemen dan pihak kepolisian lantaran tak mengeluarkan izin pertandingan.

Mereka secara tegas menuntut Persib diganjar WO lantaran melanggar regulasi tak mampu menggelar laga tepat waktu.

"Lebih baik Persib di-WO daripada main diundur," teriak para bobotoh.

Aparat kepolisian melakukan pengawalan ketat terhadap aksi tersebut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema turun langsung mengawal aksi itu.

Baca: Seorang Pria Malah Temukan Mayat yang Diawetkan Setelah Pindah ke Rumah Baru

"Tadi sudah disampaikan kepada Pak Kapolres dan Kadispora, permintaam dari teman-teman semua. Lebih baik WO daripada kami melanggar regulasi, kami bakal menerima semuanya karena pertandingan tak digelar tepat waktu," ujar seorang perwakilan bobotoh.

Aksi unjuk rasa itu diterima oleh beberapa panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persib.

General Koordinator Panpel Persib Budhi Bram Rachman mengatakan, laga tersebut digelar bukan atas kehendak manajemen.

"Kondisi stadion tidak siap pakai. Kami tetap ingin digelar tanggal 4 Februari. Tapi kami tidak ingin ambil risiko tidak ingin kejadian apa-apa. Kami sudah mengupayakan main di Si Jalak Harupat. Tapi proses izin gak bisa mendadak," ujarnya menjelaskan.(*)

Baca: Manajer Pelabuhan Ditembak Mati, Pemberontak Al-Shabaab Ledakkan Bom Mobil di Mogadishu, Somalia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Geruduk Kantor Persib, Ratusan Bobotoh Tuntut Persib di-WO

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved