Speedboat Pemkab Dirusak OTK

Dua unit kapal cepat (speedboat) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil dirusak orang tak dikenal (OTK)

Speedboat Pemkab Dirusak OTK
SERAMBI/DEDE ROSADI
Awak kapal cepat Singkil I milik Pemkab Aceh Singkil, menunjukan tutup mesin yang dirusak orang tak dikenal 

* Tali Pengikat Diputuskan

SINGKIL - Dua unit kapal cepat (speedboat) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil dirusak orang tak dikenal (OTK), sekitar tiga hari lalu. Kedua speedboat itu masing-masing memakai nama lambung Singkil I dan Singkil III.

Selain dirusak, pelaku juga menghanyutkan kapal cepat Singkil I dari tambatannya di sungai belakang Pasar, Desa Pasar, Kecamatan Singkil, dengan cara memutus tali pengikat. Beruntung, speedboat tersebut tersangkut di daerah dangkal, sehingga bisa diselamatkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh Singkil, Edi Hartono kepada Serambi, Minggu (3/2), mengatakan, pengrusakan barang milik negara itu terjadi pada tiga hari lalu. Namun, ucapnya, sejauh ini belum diketahui pelaku serta motif pengrusakan tersebut. “Kejadian itu sudah kami laporkan kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan Polsek Singkil,” kata Edi Hartono.

Edi menjelaskan, kondisi kapal cepat Singkil I mengalami keretakan pada tutup mesin sebelah kanan sebanyak dua titik. Ini diduga akibat hantaman benda tumpul. Selain itu, tali pengikat juga diputus sehingga kapal sempat hanyut sebelum ditemukan terdampar di sungai yang dangkal.

“Satu buah pelampung dabra hilang, sedangkan satunya lagi ditemukan hanyut,” bebernya. “Untuk kapal cepat Singkil III yang baru saja datang, kedua tutup mesinnya hilang. Lalu water messin dicopot, bahkan sebagiannya hilang,” beber Edi.

Sementara itu, untuk mencari bagian kapal cepat Singkil I dan Singkil III yang hilang karena diduga dipreteli orang tak dikenal, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Singkil mengerahkan penyelam. Kadishub Aceh Singkil, Edi Hartono mengungkapkan, para penyelam ini diturunkan untuk mencari tutup mesin di dasar sungai. Namun begitu, dia mengakui, sampai saat ini usaha tersebut belum membuahkan hasil.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved