Jadwal MTQ belum Final

Jadwal pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh di Pidie belum final. Pemkab Pidie

Jadwal MTQ belum Final
Serambinews.com
Lokasi pasar rakyat yang akan digunakan saat pelaksanaan MTQ Aceh ke-34, berlokasi di samping Kantor Bupati Pidie, Jumat (8/2/2019). 

* Juli atau September 2019

SIGLI- Jadwal pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh di Pidie belum final. Pemkab Pidie telah menggelar rapat evaluasi pelaksanaan MTQ di oproom bupati, Rabu (6/2), tapi berakhir tnapa hasil.

Rapat dipimpin Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik, didampingi Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadhlullah TM Daud ST yang turut dihadiri Forkopimda dan sejumlah SKPK.

Kepala Dinas Syariat Islam Pidie, T Sabirin SH MM, Jumat (8/2) mengatakan, jadwal pelaksanaan MTQ Provinsi Aceh belum disepakati, walau sempat berkembang infomasi digelar pada Juli atau September tahun ini. “Jadwal MTQ belum final, sehingga kami akan menggelar rapat kembali untuk penentuan waktunya, karena pertemuan sebelumnya belum ada titik temu,” ujarnya

Dia menjelaskan, dalam rapat yang dipimpin orang nomor satu di Pidie, yang disepakati hanya lokasi arena MTQ, dimana tujuh lokasi dipilih, termasuk pasar rakyat. Disebutkan, yang telah disepakati yakni bangunan yang sedang dikerjakan di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie.

Berikutnya, GOR Alun-alun Sigli, Masjid Agung Al-Falah Sigli, Madrasah Ulumul Quran (MUQ), Gedung Meusapat Ureng Pidie, Kantor Diklat Pidie dan Masjid Labui di Kecamatan Pidie. Tempat lainnya arena MTQ yang masih rusak seperti GOR Alun-alun Sigli akan direhab pada tahun ini.

“Begitu juga bangunan mimbar utama akan dilanjutkan pekerjaannya pada tahun 2019 dan untuk lebih rinci ditanyakan sama Dinas Perkim Pidie,” sebutnya. Untuk lokasi pasar rakyat, jelasnya, akan dipusatkan di tanah kosong yang telah ditimbun di dekat lampu merah Simpang Kocin Sigli atau samping kantor bupati.

Dikatakan, tanah kosong itu sebelumnya merupakan rawa-rawa yang telah dibeli Pemkab Pidie. T Sabirin menambahkan pasar rakyat akan dipusatkan di kawasan mimbar utama di Gampong Lampeudeu Baroh dengan prioritas utama pedagang lokal.

Dia berharap warga Pidie yang berjiwa bisnis dapat memanfaatkan momen MTQ itu untuk berjualan, meski berlangsung selama delapan hari. Dia menambahkan untuk penempatan kafilah dipilih Kecamatan Pidie dan Kota Sigli. Pemkab Pidie juga memberikan satu mobil bagi masing-masing kafilah dan lokasi pemondokan dipilih dua tempat, karena dekat dengan arena MTQ.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pidie, Muhammad Nazar ST MT mengatakan GOR Alun-alun yang kini rusak parah akan direhab pada 2019. Begitu juga, bangunan mimbar utama akan dilanjutkan pekerjaannya pada tahun ini, tambahnya.

Sedangkan untuk lokasi yang telah ditimbun akan dilakukan pengerasan sehingga tidak becek saat hujan. “Direncanakan pada September 2019, arena MTQ rampung, terutama pada pekerjaan mimbar utama akan kita benahi secepat mungkin,” kata M Adam saat di Gedung Meusapat Ureung Pidie.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved