Droe Keu Droe

Pelayanan Bus PMTOH Mengecewakan

SEPERTI biasa setiap akhir pekan saya selalu pulang dari Banda Aceh untuk berkumpul dengan keluarga

Pelayanan Bus PMTOH Mengecewakan
Sopir Bus PMTOH memperlihatkan kaca samping mobil tersebut yang pecah akibat dilempar orang tak dikenal (OTK) di lintas Banda Aceh-Medan. SERAMBI/BUDI FATRIA 

SEPERTI biasa setiap akhir pekan saya selalu pulang dari Banda Aceh untuk berkumpul dengan keluarga di Aceh Timur dan pada Minggu malam (malam Senin), saya sudah kembali ke Banda Aceh dengan menggunakan jasa angkutan bus umum trayek Banda Aceh-Medan atau sebaliknya kalau saya mau kembali ke Banda Aceh.

Dalam melakukan perjalanan, saya sering menggunakan jasa angkutan Bus PMTOH, karena menurut saya cepat dan tepat waktu. Mengingat Minggu malam (3/2/2019) hampir semua bus menuju Banda Aceh penuh, sehingga atas jasa seorang agen, saya baru dapat Bus PMTOH pada Senin dini hari (4/2/2019).

Setelah membayar ongkos penuh ke Banda Aceh, saya pun naik bus tersebut, yaitu Bus PMTOH dengan nomor polisi BL 7310 A. Celakanya setelah sekitar 1 jam berjalan, tiba-tiba bus yang saya tumpangi ini mogok di kawasan Lhok Nibong, Aceh Timur. Di sini, baru saya tahu bahwa Bus PMTOH ini tujuan ke Takengon (Aceh Tengah), bukan ke Banda Aceh.

Kemudian saya minta tolong ke kernet bus tersebut supaya saya diover ke bus lain, tujuan Banda Aceh. Namun, si kernet tidak memedulikan permintaan saya, bahkan uang ongkos yang sudah saya bayar penuh tadi, saya minta dikembalikan setelah dipotong jarak perjalanan yang sudah ditempuh, juga tidak digubris.

Saya mohon-mohon agar dikembalikan setengah duit saya, karena saya tidak punya duit lagi mau melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh. Tapi tidak dikembalikan juga. Akhirnya saya ke ATM, Alhamdullilah masih ada saldo saya dan bisa tarik 100.000 rupiah untuk bayar Bus lain agar bisa melanjutkan perjalanan.

Lewat Rubrik Droe Keu Droe ini saya ingin menyampaikan kepada pihak pemilik oto bus PMTOH dan lainnya gajilah karyawan selayaknya jangan mencari keuntungan dengan cara merugikan orang lain. Untuk duit saya yang tidak dikembalikan itu, tidak akan saya ikhlaskan.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkutan bus tengah malam, agar lebih teliti dan jangan mudah percaya dengan agen di pinggir jalan, karena kalau terjadi apa-apa kita yang merasakannya. Mudah-mudahan hal yang saya alami ini tidak terjadi lagi pada orang lain.

Identitas penulis
diketahui redaksi

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved