Jembatan Kedua Sikundo Jadi Prioritas

Pemkab Aceh Barat menyatakan akan memprioritaskan pembangunan jembatan gantung kedua di Desa Sikundo

Jembatan Kedua Sikundo Jadi Prioritas
SERAMBI/RIZWAN
WARGA melintasi jembatan kabel untuk menyeberangi sungai di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Selasa (12/2). 

* Dibangun Tahun 2020
* Listrik Masuk Juni 2019

MEULABOH - Pemkab Aceh Barat menyatakan akan memprioritaskan pembangunan jembatan gantung kedua di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen. “Kami rencanakan tahun 2020 dibangun satu lagi sebagai akses menuju SDN Sikundo yang juga akan difungsikan untuk proses belajar mengajar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Bukhari ST kepada Serambi, Rabu (13/2).

Bukhari menjelaskan, jembatan gantung yang akan dibangun tahun depan itu merupakan akses penghubung antardusun. Jembatan itu untuk menggantikan jembatan kabel (tali) yang selama ini digunakan warga Dusun Sarah Sare menuju Dusun Durian atau sebaliknya. “Jembatan gantung yang akan dibangun nanti hanya untuk bisa dilintasi kendaraan roda dua dan warga saja,” jelasnya.

Dengan dibangunnya jembatan gantung kedua tersebut, ujar Bukhari, maka SD Sikundo yang sudah lama tidak berfungsi akan dihidupkan kembali. “Pemkab akan berupaya agar tahun depan jembatan gantung satu lagi dan sekolah menjadi prioritas utama. Kita bersyukur, saat ini satu jembatan gantung sudah rampung dibangun dari Jambak ke Sikundo,” tukas Bukhari.

Di sisi lain, Bukhari mengungkapkan, beberapa hari lalu ada sebuah LSM di Bandung menghubungi Dinas Sosial Aceh Barat dan menjanjikan akan membangun jembatan antardusun di Sikundo agar sekolah di desa tersebut bisa difungsikan. LSM tersebut, urainya, dijadwalkan akan turun ke Desa Sikundo bersama PUPR pada Sabtu lusa. “Kepastian mereka akan membangun jembatan masih kita tunggu. Kalau dibangun oleh mereka, tentu anggaran yang kita rencanakan ke jembatan satu lagi di Sikundo bisa digunakan untuk keperluan lain,” ucapnya.

Selain jembatan, menurut Bukhadi, PUPR juga sudah merencanakan akan memperbaiki jalan menuju ke Sikundo secara bertahap pada tahun 2019 ini. Perbaikan jalan ini, terangnya, kemudian akan dilanjutkan pada tahun 2020 mendatang. Namun, diakuinya, jalan menuju ke Sikundo dari Desa Jambak kondisinya rusak parah serta beberapa titik perlu prioritas karena digerus erosi.

Sedangkan, Kadis Kesehatan Aceh Barat, HT Ridwan MKes yang ditanyai Serambi, Rabu (13/2), mengungkapkan, dirinya bersama tim dalam waktu dekat juga akan turun ke Sikundo. Tim Dinkes, tukas dia, akan memastikan langkah untuk membuka pos kesehatan sehingga warga mendapatkan pelayanan kesehatan. “Saya akan koordinasikan dulu dengan kepala Puskesmas Pante Ceureumen,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan, Sikundo merupakan daerah pedalaman di Aceh Barat, sehingga beberapa waktu lalu pernah dibahas bahwa akan ada kunjungan tim dokter ke sana. “Saya akan koordinasikan juga dengan kadis PUPR. Kalau benar pada Sabtu ini ke Sikundo, tentu secara bersama-sama kita ke sana,” tandas Kadiskes Aceh Barat.

Sementara itu, tim PLN Aceh dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh pada Rabu (13/2) kemarin, turun ke Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen. Kedatangan mereka untuk melakukan langkah pemasangan jaringan listrik ke desa terpencil tersebut.

Manajer PLN UP3 Meulaboh, Ediwan mengatakan, PLN akan memasukkan arus listrik ke Desa Sikundo pada tahun 2019. Hal itu merupakan program PLN Pusat dan PLN Aceh sehingga semua daerah terpencil dialiri listrik. “Kami targetkan pada Juni 2019, sudah teraliri. Ada sekitar 6 kilometer jaringan yang akan dipasang,” sebut Ediwan.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved