Polisi Tangkap Empat Intimidator

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen menangkap empat pria yang diduga intimidator (orang yang melakukan intimidasi)

Polisi Tangkap Empat Intimidator
DOK POLRES BIREUEN
EMPAT pria yang diduga intimidator dalam kampanye pileg dan pilpres sekaligus sebagaiterduga pelaku tindak pidana menguasai senjata tajam untuk tujuan intimidasi ditangkap aparat Polres Bireuen. Foto direkam kemarin 

* Terkait Kampanye Pilpres dan Pileg

BIREUEN - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen menangkap empat pria yang diduga intimidator (orang yang melakukan intimidasi) dalam kampanye pemilihan umum legislatif (pileg) dan presiden (pilpres) sekaligus sebagai terduga pelaku tindak pidana menguasai senjata tajam untuk tujuan intimidasi. Mereka ditangkap Rabu (27/2) sekitar pukul 22.30 WIB di ruas jalan kabupaten kawasan Desa Mata Mamplam, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Penangkapan tersebut, kata Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, Kamis (28/2), bermula dari informasi masyarakat yang menyampaikan adanya beberapa orang yang diduga baru saja melakukan intimidasi. “Informasi awal ada orang yang melakukan intimidasi terkait kampanye Pemilu 2019, lalu informasi tersebut ditindaklanjuti dan diperjelas duduk masalahnya,” ujar Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama.

Kemudian, tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH bersama sejumlah personel mencari para terduga intimidator tersebut. Setiba di kawasan Bale Seutuy (kawasan ini masuk dalam Desa Mata Mamplam), polisi bertemu dengan empat pria dalam sebuah mobil. Ciri-ciri mereka mirip seperti yang disampaikan warga kepada polisi.

Tim langsung menghentikan dan memeriksa mereka, sesuai standar pemeriksaan terhadap orang-orang yang dicurigai melakukan tindak kejahatan. Mobil yang mereka kendarai juga digeledah. Di dalamnya ditemukan sebilah parang yang diletakkan di dekat rem parkir atau rem tangan (brake hand). Kemudian, tim memboyong sebilah parang bersama keempat pria tersebut ke Mapolres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan awal.

Keempat pria itu berinisial E alias K (56), warga Desa Pante Ara, Hbj (45), warga Desa Cot Panjoe, Az (27), warga Desa Abeuk Jaloh, Kecamatan Peusangan, Bireuen, dan ZE (44), warga Desa Lingka Kuta, Gandapura, Bireuen.

Mereka diduga sebagai tersangka intimidator kampanye Pilpres dan Pileg 2019 sekaligus tersangka tindak pidana membawa/menguasai senjata tajam sehingga ditahan.

Sejauh ini penyidik sedang mendalami seperti apa persisnya dugaan intimidasi itu mereka lakukan, sejak kapan, dan siapa saja yang mereka sasar.

Sebuah sumber menyebutkan, intimidasi yang diduga dilakukan keempat tersangka sejak seminggu terakhir adalah mendatangi rumah-rumah timses partai di kawasan Peusangan dan Jangka. Lalu mereka meminta timses tidak lagi berkampanye dan dilarang mengampanyekan caleg mereka. Kemudian mereka mengarahkan timses untuk berkampanye ke partai tertentu saja.

Sejak beberapa hari lalu hingga kemarin sudah ada tim sukses (timses) dari partai politik tertentu yang melapor ke Polres Bireuen tentang adanya orang-orang yang melakukan intimidasi terkait agenda Pileg dan Pilpres 2019 yang hari pencoblosannya jatuh pada 17 April mendatang.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH mengatakan, sebelum empat tersangka intimidator itu ditangkap sudah ada timses yang membuat laporan resmi ke Polres Bireuen tentang ulah mereka dalam mengintimidasi warga dan pihak tertentu.

“Selain laporan resmi dari timses, masyarakat juga sudah ada yang melapor tentang adanya dugaan intimidasi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen.

Menurutnya, Kapolres Bireuen mengimbau, jika ada warga yang pernah menjadi korban intimidasi oleh keempat tersangka diharapkan segera melapor ke Mapolres Bireuen. “Ke depan tidak ada lagi intimidasi di wilayah Bireuen, kapolres beserta jajaran akan menindak tegas pelaku intimidasi dalam bentuk apa pun,” tegas Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved