Mengadu ke Hotman, Eks Karyawan Pinjaman Online Mengaku Dipaksa Teror Orang hingga Lembur Tak Digaji

Tak tanggung-tanggung, menurut pengakuan mereka, jumlah uang yang dipinjam tak sesuai permintaan dan bisa naik hingga lima kali lipat saat ditagih.

Mengadu ke Hotman, Eks Karyawan Pinjaman Online Mengaku Dipaksa Teror Orang hingga Lembur Tak Digaji
Instagram/@hotmanparisofficial
Hotman Paris bersama mantan karyawan dan korban aplikasi pinjaman online. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang mantan karyawan perusahaan pinjaman online mengadu ke pengacara Hotman Paris Hutapea di Kopi Johny.

Pemuda tersebut mengadukan nasib pahitnya selama bekerja di perusahaan pinjaman online, mulai dari dipaksa bos untuk meneror konsumen hingga lembur tak dibayar.

Dilansir oleh TribunWow.com, kisah tersebut diunggah melalui akun Instagram @hotmanparisofficial pada Sabtu (16/3/2019).

Dalam video tersebut, Hotman Paris dikelilingi orang-orang yang merupakan korban aplikasi pinjaman online.

Tak tanggung-tanggung, menurut pengakuan mereka, jumlah uang yang dipinjam tak sesuai permintaan dan bisa naik hingga lima kali lipat saat ditagih.

"Inilah semua korban-korban aplikasi pinjaman online. Pinjaman Rp 1 juta, cuma dikasih Rp 600 ribu, dan yang Rp 600 ribu itu bisa berubah menjadi Rp 3 juta dalam sebulan," ujar Hotman Paris.

Baca: Prihatin Ketua Umum PPP Kena OTT KPK, Jokowi: Romahurmuziy Kawan Kita, Kita Sangat Sedih

Baca: Sejumlah Persiapan Jelang Debat Cawapres Maruf Amin dan Sandiaga yang Akan Digelar Nanti Malam

Para korban itu mengaku ditagih dengan cara diteror oleh pihak pinjaman online.

Hotman Paris pun langsung meminta mantan karyawan pinjaman online untuk menjelaskan caranya bekerja untuk menagih para konsumen.

"Caranya menagih dengan teror. Gimana caranya? Nah ini mantan karyawan yang biasa disuruh untuk nagih. Caranya gimana?" tanya Hotman Paris sambil menunjuk pemuda berkaus hitam di sampingnya.

Menurut pengakuan pemuda itu, ia pernah menakut-nakuti para konsumen dengan ancaman dihampiri debt collector ke rumah hingga ancaman dipenjarakan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved