Cara Bayar Utang Puasa Ramadan bagi Ibu Hamil dan Menyusui dengan Fidyah, Begini Aturannya

Utang puasa ramadan wajib hukumnya untuk dibayarkan bagi umat muslim, termasuk bagi wanita hamil dan menyusui.

Cara Bayar Utang Puasa Ramadan bagi Ibu Hamil dan Menyusui dengan Fidyah, Begini Aturannya
czrandy.com
Grafis Puasa Ramadan 2019 

SERAMBINEWS.COM - Utang puasa ramadan wajib hukumnya untuk dibayarkan bagi umat muslim, termasuk bagi wanita hamil dan menyusui.

Dilansir oleh TribunWow.com, Senin (18/3/2019), hal tersebut tertuang dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 183-184.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ){183}
أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةُ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرُُ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ {184}

 
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Baca: Perjuangan Winih yang Tak Kenal Lelah Gendong Putranya Bersekolah, Ceritanya Menuai Simpati

Baca: Kriminolog Ingatkan Polisi Agar Antisipasi Soal Keselamatan Brenton Tarrant di Dalam Penjara

Baca: Hasil Survei Litbang Kompas PSI Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen, Andi Arief: Partai Stabilo

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu), memberi makan seorang miskin.

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya.

Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al-Baqarah: 183-184).

Dikutip dari laman nu.or.id, terdapat dua pendapat mengenai waktu membayar utang puasa.

Pertama adalah pendapat yang menyebutkan pembayaran utang puasa ramadan dilakukan secara berurutan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved