Terbukti Korupsi, Rekanan dan PPK di Kemenag Aceh Divonis Masing-masing 18 Bulan Penjara

Majelis hakim menjatuhi hukuman terhadap dua terdakwa yakni, Hendra Saputra selaku Direktur Utama PT Supernova Jaya Mandiri dan Yuliardi selaku PPK.

Terbukti Korupsi, Rekanan dan PPK di Kemenag Aceh Divonis Masing-masing 18 Bulan Penjara
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Penyidik Kejati Aceh menahan tersangka HS, Direktur Utama PT Supernova Jaya Mandiri terkait kasus dugaan korupsi perencanaan pembangunan Kanwil Kemenag Aceh tahun 2015. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, Kamis (21/3/2019) menggelar sidang pamungkas kasus dugaan korupsi proyek perencanaan pembangunan gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh tahun 2015 dengan kerugian Rp 1,1 miliar lebih dari pagu Rp 1,2 miliar.

Pada sidang itu, majelis hakim menjatuhi hukuman terhadap dua terdakwa yakni, Hendra Saputra selaku Direktur Utama PT Supernova Jaya Mandiri dan Yuliardi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenag Aceh, masing-masing 1,6 tahun penjara atau 18 bulan penjara, bayar denda Rp 50 juta atau bisa diganti satu bulan kurungan (subsider).  

Baca: MaTA Tuding Ada Aktor Lain Dibalik Kasus Dugaan Korupsi di Kemenag Aceh

Baca: Kasus Kemenag Aceh jangan Berhenti pada Dua Orang

“Menyatakan terdakwa Hendra Saputra terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” baca ketua majelis hakim, Eti Astuti SH setelah menyampaikan pertimbangan hukum.

Putusan yang sama terhadap Yuliardi dibacakan dalam sidang terpisah.   

Khusus untuk Hendra, hakim membebankan membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp 1.018.751.127.

Apabila terdakwa tidak membayarnya paling lama satu bulan sesudah putusan ikrah, maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk menutupi sisa uang pengganti tersebut. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved