Teror Bom

BREAKINGNEWS: Tas Ransel Diduga Bom Ditemukan di Depan Rumah di Langsa, Polisi Minta Warga Mengungsi

Sementara di sekitar rumah dimana posisi tas ransel tersebut berada, juga dipasangi police line oleh petugas supaya warga tidak mendekat.

BREAKINGNEWS: Tas Ransel Diduga Bom Ditemukan di Depan Rumah di Langsa, Polisi Minta Warga Mengungsi
SERAMBINEWS.COM/IST
Polisi memeriksa TKP dan tas ransel diduga berisi bom. 

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebuah tas ransel abu-abu yang belum diketahui isinya, Jumat (22/3/2019) malam ditemukan di depan salah satu rumah warga di Lorong Kapten Lidan, Gampong tengoh, Kecamatan Langsa Kota.

Beredar isu bahwa di dalam tas itu dicurigai berisi bom.

Puluhan petugas Polres Langsa dan Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Polda Aceh Mako Aramiah, saat ini juga telah mengamankan (menyeterilkan) lokasi.

Polisi antiteror mendatangi TKP.
Polisi antiteror mendatangi TKP. (SERAMBINEWS.COM/IST)

Sementara di sekitar rumah dimana posisi tas ransel tersebut berada, juga dipasangi police line oleh petugas supaya warga tidak mendekat.

Baca: TNI di Perbatasan Temukan Patok Batas Wilayah Indonesia dan Malaysia Bergeser 1 Km, Ini Faktanya

Baca: Dua Anggota Parlemen di New Zealand Turut Hadir dalam Pelaksanaan Shalat Jumat

Baca: Diduga Diculik dan Dianiaya, Warga Lhokseumawe Ditemukan Meninggal di Sumedang

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, Danki Brimob Subden 2 Den B Pelopor, Iptu Yozana Fajril Sidik AF SIK, juga terlihat turun ke lokasi.

Informasi dihimpun Serambinews.com, awalnya warga sekitar melihat tas ransel itu terletak di sebelah tiang antena UHF.

Tas ransel diduga berisi bom.
Tas ransel diduga berisi bom. (SERAMBINEWS.COM/IST)

Sejumlah warga mencoba memberanikan diri untuk melihat isi dalam tas.

Namun ketika hendak membuka, ternyata tas ransel tersebut sangat berat. Karena takut terjadi hal tak diinginkan, warga langsung menghindar.

Kemudian warga melapor temuan tas mencurigakan itu ke Mapolres Langsa, yang kebetulan hanya berjarak ratusan meter dari lokasi.

Danki Brimob Subden 2 Den B Pelopor, Iptu Yozana Fajril Sidik AF SIK, kepada Serambinews.com mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apa isi dalam tas ransel itu, apakah bom atau bukan.

Namun untuk menghindari hal yang tak diinginkan, polisi telah memasang garis polisi (police line) 30 meter dari posisi tas itu.

Warga yang tinggal di berapa rumah sekitar tas mencurigakan ini, juga telah diminta untuk sementara malam ini agar mengungsi ke rumah kerabatnya.

Dikatakan Iptu Yozana, sesuai SOP malam ini tas tersebut belum bisa diamankan.
Namun besok pagi Tim Jibom Brimob akan langsung mengamankannya. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved