Pemilu 2019

Sekda Ingatkan 3.214 ASN Pijay tak Terlibat Politik Praktis di Pilpres 2019, Ini Ancaman Sanksinya

Pemerintah komit memberikan tindakan (sanksi) mulai hukuman disiplin berupa teguran keras sampai tuntuntan pidana berupa pemecatan.

Sekda Ingatkan 3.214 ASN Pijay tak Terlibat Politik Praktis di Pilpres 2019, Ini Ancaman Sanksinya
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Sekretaris Daerah Pidie Jaya, Drs Abd Rahman Puteh (dua kiri) menyaksikan penandatangan komitmen netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) salah satu pejabat dalam lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat setelah ikrar deklarasi bersama, Senin (25/3/2019) di kantor bupati. 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sekretaris Daerah (Pemkab) Pidie Jaya, Drs H Abd Rahman Puteh mengingatkan 3.214 Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten itu agar tidak terlibat politik praktis dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Siapapun ASN yang terlibat aktif memberikan dukungan kepada salah satu capres/cawapres akan diberikan sanksi sesuai UU ASN dan keputusan pelaksanaan ASN dalam Pemilu," kata Abd Rahman kepada Serambinews.com, Senin (25/3/2019).

Pernyataan itu disampaikan Abd Rahman usai acara deklarasi bersama netralitas ASN pada Pemilu 2019, di halaman kantor bupati setempat.

Baca: Jika Terpilih di Pilpres 2019, Ini Kriteria Kabinet Prabowo-Sandi: Pintar hingga Punya Akhlak

Baca: Wakil Presiden Jusuf Kalla Bantah Kenaikan Gaji ASN dan Polri Untuk Kepentingan Pilpres

Baca: Ribuan Surat Suara Pilpres 2019 Salah Kirim dan Nyasar ke Hongkong, Ini Penjelasan KPU

Menurut Abd Rahman, pemerintah komit memberikan tindakan (sanksi) mulai hukuman disiplin berupa teguran keras sampai tuntuntan pidana berupa pemecatan.

Pemkab tidak akan memberi toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam mendukung kandidat.

Pemkab juga meminta dukungan penuh dari Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) agar melaporkan ASN-ASN yang terlibat dalam politik praktis.

"Maka saya berharap kepada seluruh ASN agar tidak mengorbankan kepentingan sesaat dengan menghacurkan masa depan yang panjang," jelasnya.

Baca: Caleg Jadi Bos Komplotan Pencuri, Sudah Berkali-kali Beraksi, Alasannya Butuh Duit untuk Kampanye

Baca: Kampanye Terbuka Dimulai, Ini Daftar Lengkap Lokasi Kampanye Capres/Cawapres di Aceh

Baca: Selasa, Jokowi Dijadwalkan Hadiri Kampanye Terbuka di Aceh, Ini Lokasi dan Kegiatan Acaranya

Adapum materi ikrar deklarasi bersama itu yang diucapkan seluruh ASN Pijay itu secara serantak berbunyi: "ASN dengan ini bersama-sama secara sadar menjaga nilai netralitas baik secara pribadi maupun secara kolektif berlembaga serta menjaga keharmonisan, kenyamanan, dan ketertiban dalam menyongsong pemilu Legslatif dan Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Kabupaten Pijay".(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved