BPJS Ketenagakerjaan Pererat Kerjasama dengan RS Harapan Bunda

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan sosialisasi

BPJS Ketenagakerjaan Pererat Kerjasama dengan RS Harapan Bunda
IST
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh, Efa Zuryadi (kiri) dan Direktur Utama RS Harapan Bunda, Dr Zainal Bakri (tengah) menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Tenaga Kerja RS Harapan Bunda, Banda Aceh, Selasa (23/03/2019). 

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan sosialisasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), di Aula RS Harapan Bunda, Banda Aceh, Selasa (23/3/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk kembali mengingatkan peserta terkait program dan manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sekaligus mempererat kerjasama yang sudah terjalin antara BPJS Ketenagakerjaan dan RSHB Banda Aceh. Pada pembukaan kegiatan, Direktur Utama RSHB, dr Zainal Bakri TA, Sp.OG(K), mengatakan, setiap pekerja berhak mendapatkan kesejahteraan di akhir pengabdiannya termasuk pekerja non ASN dan harus dilindungi oleh jaminan sosial bukan hanya jaminan kesehatan tapi juga jaminan dari resiko yang timbul akibat pekerjaan dan jaminan untuk hari tua nanti.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap tenaga kerja, agar mereka merasa aman dan terlindungi saat bekerja, juga memiliki simpanan saat habis masa pengabdiannya sehingga dapat membangkitkan semangat kerja.” tambah dr Zainal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh, Efa Zuryadi menyampaikan, ada 4 program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa diikuti oleh peserta yaitu, Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminanan Hari Tua (JHT) dan JaminanPensiun (JP), ke empat program tersebut tertuang di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 44, 45, dan 46 tahun 2015 yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja indonesia dari risikorisiko sosial ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi management RS Harapan Bunda Banda Aceh yang telah berinisiatif mendaftarkan seluruh pekerjanya mengikuti 4 program dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan dari ke-4 program ini diharapkan para pekerja mendapatkan kenyamanan dan ketenangan dalam menjalani pekerjaannya, dan bila terjadi risiko kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan siap untuk menanggung biaya pengobatan sesuai kebutuhan medis tanpa adanya batasan biaya.” tambah Efa.

“Harapan pekerja tentunya di hari-hari tua saat memasuki usia pensiun mempunyai dana persiapan hari tua dan dana pensiun yang diterima setiap bulannya.” tutup Efa.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved