Santri dan Pelajar Ikut Sosialisasi Bahaya Narkoba

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Aceh bersama DPR Aceh kerjasama dengan LSM Mitra Rakyat Sejahtera

Santri dan Pelajar Ikut Sosialisasi Bahaya Narkoba
SERAMBI/JAFARUDDIN
RATUSAN peserta yang terdiri dari pelajar, santri, mahasiswa dan generasi millenial mengikuti sosialisasi pencegahan bahaya narkoba di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, kemarin. 

LHOKSUKON – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Aceh bersama DPR Aceh kerjasama dengan LSM Mitra Rakyat Sejahtera mengadakan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, kemarin. Kegiataan ini diikuti 325 peserta dari pelajar, santri, mahasiswa, generasi milenial, dan aparat desa.

“Peserta kegiatan ini dibagi dalam tiga kelas. Aparatur desa, pelajar dan santri, kemudian mahasiswa serta generasi milenial dengan menghadirkan tujuh pemateri,” ujar Ketua Panitia, Zainal Abidin.

Ketujuh pemateri terdiri dari Rektor Universitas Malikussaleh, Dr Herman Fithra, Plt Sekdako Lhokseumawe, Miswar, perwakilan dari Polres Lhokseumawe, Iptu Sarimin, Tgk Misran Fuadi, Dr Zulfikar Ali Buto (IAIN Lhokseumawe), Tgk Amirullah, dan Lailan Fajri.

Kepala Bakesbangpol Aceh diwakili Kasi Ketahanan Ekonomi, Surya Edy Rachman MA menyebutkan, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2018 terdapat 73 ribu pecandu narkoba yang harus direhabilitasi. Namun, dari jumlah itu, saat ini hanya mampu direhabilitasi 321 orang. “Angka tersebut cukup untuk menyatakan Aceh darurat narkoba,” kata Surya.

Sementara anggota DPR Aceh, Tgk Muharuddin sebelum membuka kegiatan sosialisasi menyebutkan, Aceh yang dikenal daerah Syariat Islam, bangsa yang tamaddun tapi pada hari ini sudah dikotori dengan kasus-kasus narkoba. “Satu sisi kita bangga menjadi warga Aceh, karena dikenal dengan Syariat Islam, tapi di sisi lain juga menjadi beban karena semakin banyak temuan kasus narkoba,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap dengan adanya kegiatan ini, pelajar, santri dan mahasiswa tidak sekali-sekali mendekati dengan narkoba. Selain itu, ia berharap kepada aparat desa yang mengikuti kegiatan ini menjadi benteng dalam gampongnya untuk mencegah masuk narkoba.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved