Telkomsel Luncurkan IoT Intank

Telkomsel bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dan Mitratel, mengimplementasikan layanan inovatif untuk fuel management

Telkomsel Luncurkan IoT Intank
Telkomsel2 

BANDA ACEH - Telkomsel bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dan Mitratel, mengimplementasikan layanan inovatif untuk fuel management, yaitu internet of things (IoT) Intelligent Tank Monitoring System (Intank), yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 22 Maret lalu.

Bahan bakar (fuel) sudah menjadi komoditas utama yang sangat menentukan proses bisnis berbagai perusahaan. Pengelolaan bahan baku bernilai tinggi ini tidak jarang menimbulkan berbagai masalah yang memakan biaya operasi tinggi, seperti keterbatasan akses pada situs tangki bahan bakar, pengukuran manual, akurasi rendah, in-efisiensi rantai pasokan, biaya pemeliharaan yang tinggi, hingga kehilangan inventori.

Dalam hal ini, Telkomsel menghadirkan Intank untuk mengatasi berbagai permasalahan fuel management tersebut. Solusi IoT industri end-to-end ini berfungsi untuk memonitor tangki dari jarak jauh (remote tank monitoring) yang memungkinkan pemantauan inventaris, dan konsumsi bahan bakar secara intensif kapanpun dari manapun.

SVP Enterprise Account Management Telkomsel, Dharma Simorangkir menyampaikannya dalam siaran pers yang diterima Serambi, Jumat (12/4).

Ia mengatakan, tren IoT saat ini sedang berkembang secara global.

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan Telkomsel bagi roadmap pemerintah Indonesia yaitu `Making Indonesia 4.0' dalam rangka memasuki era `Industry 4.0', dimana aspek penguasaan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi menjadi kunci penentu daya saing Indonesia,” sebutnya.

Dikatakan, solusi Intank akan membantu Pertamina Patra Niaga dan Mitratel dalam berbagai use case yang berbeda. Pertamina Patra Niaga (PPN) adalah anak perusahaan Pertamina yang menjalankan dan mengembangkan kegiatan usaha di sektor hilir industri minyak, dan gas bumi (migas) Indonesia yang mencakup kegiatan pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, dan niaga migas.

“Perusahaan ini mengimplementasikan Intank untuk memonitor persediaan bahan bakar pada tangki penyimpanan terminal (terminal storage), sensor meter pada jalur distribusi, serta CCTV pada titik transfer kustodi,” kata Dharma.

Sementara Mitratel merupakan anak perusahaan Telkom yang bergerak dalam bisnis penyediaan menara pemancar telekomunikasi dan infrastruktur terkait. Mitratel memanfaatkan sensor Intank untuk memonitor konsumsi dan persediaan bahan bakar pada site infrastruktur telekomunikasi yang menggunakan genset sebagai cadangan energi.

“Hal ini sangat penting untuk menjaga agar infrastruktur telekomunikasi pelanggan Mitratel dapat beroperasi dengan optimal tanpa terhambat pasokan energi,” demikian Dharma Simorangkir.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved