Aksi Penolakan PT EMM belum Berakhir

Puluhan mahasiswa di Aceh Barat pada Sabtu (20/4) malam, kembali mengelar aksi demo lanjutan di jalan depan kantor bupati setempat

Aksi Penolakan PT EMM belum Berakhir
SERAMBI/RIZWAN
MAHASISWA Aceh Barat kembali melakukan aksi demo di jalan depan kantor bupati setempat untuk menolak keberadaan PT EMM di Aceh. Foto direkam Sabtu (20/4) malam.SERAMBI/RIZWAN 

MEULABOH - Puluhan mahasiswa di Aceh Barat pada Sabtu (20/4) malam, kembali mengelar aksi demo lanjutan di jalan depan kantor bupati setempat. Aksi bernama ‘musik jalanan’ itu masih terkait dengan penolakan mereka terhadap keberadaan PT Emas Mineral Murni (EMM) di Aceh.

Gerakan mahasiswa yang mengatasnamakan diri ‘Aksi Mahasiswa Gerakan Beutong Ateuh Banggalang (AM-GBAB)’ mendapat kawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Mahasiswa turut membawa sejumlah poster serta alat musik. Aksi yang digelar khusus pada malam hari itu mendapat perhatian para pengendara yang melintasi jalan pusat kota tersebut.

Peserta aksi sambil menyanyikan lagu terus menyuarakan penolakan kehadiran PT EMM dan meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT segera mencabut izin PT EMM sebagaimana pernah dijanjikan ketika aksi mahasiswa di kantor Gubernur Aceh, beberapa waktu lalu. Pada aksi kemarin malam itu, mahasiswa turut juga membacakan sejumlah puisi secara bergantian.

Aksi mahasiswa yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut berjalan lancar. Dalam orasinya, pendemo dengan lantang meneriakkan yel-yel Aceh harus tegas dan tidak membiarkan kekayaan Aceh diraup pihak lain sehingga akan membawa dampak buruk pada masyarakat Aceh ke depan, khususnya warga Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Teatrikal
Aksi pada Sabtu malam kemarin itu merupakan lanjutan dari demo malam sebelumnya yang juga digelar mahasiswa yang sama. Kala itu, pendemo mengelar aksi teatrikal namun dengan tuntutan yang sama yakni mencabutan izin PT EMM serta mendesak perusahaan tambang itu segera menghentikan semua aktivitas mereka di Aceh. Saat itu, massa juga mengelar aksi di jalan depan kantor Bupati Aceh Barat.

Peserta aksi, Deni dan Masykur kepada wartawan pada Sabtu malam, mengatakan, aksi ini akan terus dilakukan oleh mahasiswa dengan tuntutan yang sama yaitu meminta Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT segera merealisasikan janjinya untuk segera mencabut izin PT EMM yang beroperasi di Aceh.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved