Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Rachland Nashidik: Ayo Dong Jangan ''Ngambekan''

Rachland mengatakan pertemuan antara AHY dan Jokowi bukan dalam rangka transaksi politik.

Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Rachland Nashidik: Ayo Dong Jangan ''Ngambekan''
YouTube/Kompas TV
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Staf pribadi Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan menjelaskan bahwa capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menunda kunjungannya ke National University Hospital (NUH) hari ini, Jumat (3/5/2019) untuk menjenguk istri SBY, Kristiani Herawati atau akrab disapa Ani Yudhoyono.

Penundaan oleh Prabowo itu diduga ada kaitannya dengan kunjungan putra sulung SBY sekaligus Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana Negara Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Hal itu diungkapkan oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik kepada publik melalui akun Twitter-nya.

Rachland mengatakan pertemuan antara AHY dan Jokowi bukan dalam rangka transaksi politik.

Bahkan Rachland menegaskan komitmen Demokrat bersama Prabowo-Sandi.

Baca: Pasca Pertemuan AHY dan Jokowi, Ini Reaksi PKS & Gerindra Hingga Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono

Baca: Usai Shalat Jumat, Teriakan Allahu Akbar dan Prabowo Sandi Presiden Bergemuruh di Masjid Raya

“Sekali lagi, kami tak meninggalkan kawan di tengah kesulitan. Pertemuan tadi sore (kemarin) terjadi atas undangan Presiden kepada AHY, tidak ada transaksi politik, cuma penegasan atas posisi masing-masing. Kami tetap bersama koalisi 02. Tak perlu sampai Pak Prabowo batal menjenguk ibu Ani,” ungkapnya pada cuitan pertama.

Rachland kemudian melanjutkan bahwa AHY tak datang untuk menyampaikan pesan SBY kepada Jokowi dalam konteks politik.

“Agar jelas: pertemuan tadi sore di istana terjadi atas undangan Presiden kepada AHY. Kami bukan pihak yang meminta bertemu. Artinya itu bukan pertemuan untuk menyampaikan pesan SBY kepada Jokowi. Percakapan terakhir SBY dengan Jokowi adalah pada saat Presiden menjenguk ibu Ani,” lanjutnya.

Rachland kemudian melanjutkan bahwa pertemuan antara AHY dan Jokowi jangan dijadikan alasan untuk “ngambek” sehingga tak jadi menjenguk Ani Yudhoyono.

“Lucu juga. Bilang Demokrat tak diinginkan tapi marah-marah saat Demokrat dinilai tak memenuhi keinginannya. Katanya pro politik akal sehat? Ayo dong jangan ngambekan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Batal Jenguk Ani Yudhoyono, Demokrat: Ayo Dong Jangan ''Ngambekan''

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved