Mahasiswa Unsyiah Ciptakan Galantas, Game Unik Sebagai Media Pembelajaran Berlalu Lintas

Galantas itu merupakan karya pemuda kreatif yaitu Ikhlasul Amal, Ihza Azizul Hakim, Namira Risza Pasya, dan Rona Salsabila Hatta.

Mahasiswa Unsyiah Ciptakan Galantas, Game Unik Sebagai Media Pembelajaran Berlalu Lintas
For Serambinews.com
Aplikasi Galantas 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Empat mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat, menciptakan satu game unik sebagai media pembelajaran lalu lintas.

Game Lalu Lintas atau disingkat Galantas itu merupakan karya pemuda kreatif yaitu Ikhlasul Amal, Ihza Azizul Hakim, Namira Risza Pasya, dan Rona Salsabila Hatta.

Galantas berjenis ‘board game’, atau permainan yang menggunakan papan/karton sebagai komponen utamanya. Game unik ini terinspirasi dari monopoli dan ular tangga, yang bertujuan untuk membantu masyarakat terutama anak di bawah umur agar lebih mengenal rambu-rambu dan marka lalu lintas.

Hal itu diungkapkan Ikhlasul Amal, anggota tim PKM Unsyiah kepada Serambinews.com, Kamis (16/5/2019). Dikatakan, game tersebut didesain mirip dengan kondisi berlalu lintas agar masyarakat lebih siaga di jalan raya.

Baca: Masih Gunakan Aplikasi BBM? Mulai 31 Mei 2019 BlackBerry Messenger Setop Layanan

Baca: Undang Founder Aplikasi Muslim Life, FEBI UIN Ar-Raniry Bahas Ekonomi Digital

Baca: Dinas Pangan Aceh Gelar Workshop Pengunaan Dua Aplikasi Baru

“Lewat game ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang aturan lalu lintas, meningkatkan keamanan dalam berkendara, serta mengurangi angka kecelakaan terhadap anak-anak,” katanya.

Menurut Ikhlasul, permainan yang dirancang oleh Rona Salsabila Hatta itu pertama kali diperkenalkan kepada pelajar SMP 1 Lhoknga, Aceh Besar. Respons mereka sangat positif, karena game tersebut mudah dioperasikan layaknya bermain monopoli atau ular tangga.

“Dari hasil sosialisasi ini, terbukti bahwa pengetahuan anak-anak terhadap lalu lintas meningkat setelah bermain Galantas,” imbuhnya, seraya menyebut adapula yang bertanya dimana permainan itu dijual.

Untuk cara bermainnya, sambung Ikhlasul, para pemain mulai dari start dan terus mengikuti jalur kotak yang telah tersedia. Apabila ada tanda berbelok, maka pemain harus mendapatkan kotak tersebut dengan hasil angka dadu agar dapat berbelok ke jalan lain.

“Apabila tidak bisa mendapatkannya, maka sudah pasti pemain akan mutar-mutar di jalur yang sama,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved