Hipmi Dorong Musprov Kadin Lahirkan Sosok Pemimpin Peduli Pengusaha Muda
Rizky mengatakan kepedulian itu diperlukan agar pengusaha muda memiliki semangat juang yang tinggi dan harus percaya diri dalam berbisnis.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Aceh berharap musyawarah provinsi (Musprov) Kadin Aceh yang akan segera digelar di Banda Aceh dapat melahirkan pemimpin yang peduli terhadap pengusaha muda.
Baca: Sidak ke Kantor Satpol PP, Bupati Ini Marah Saat Temukan Botol Minuman Keras Sitaan Kosong
Ketua BPD Hipmi Aceh, Rizky Syahputra, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Selasa (11/6/2019).
Rizky mengatakan kepedulian itu diperlukan agar pengusaha muda memiliki semangat juang yang tinggi dan harus percaya diri dalam berbisnis.
Pria yang baru saja dilantik pada masa periode 2019-2022 ini, juga mendorong agar pengusaha muda, pemula, atau startup, mendekat serta bersinergi dengan pengusaha besar atau konglomerat, khususnya pengusaha besar yang telah memiliki jaringan yang menggurita.
“Saya optimistis, pengusaha muda bisa tumbuh. Apalagi potensinya di Aceh sangat besar. Kami lihat banyak pengusaha, UMKM di Aceh tumbuh bagus," ujar Rizky.
Baca: Pengunjung ke Sabang Masih Membeludak, Kapal Berlayar Tujuh Trip ke Sabang
Pria yang bergelut di bisnis kontruksi ini menjelaskan, kendala yang kerap dihadapi generasi muda yang ingin jadi pengusaha adalah miskin ide dan takut mencoba.
Oleh sebab itu mereka dari Hipmi Aceh sangat mengharapkan melalui Musprov Kadin kali ini dapat menghasilkan kepemimpinan yang peduli terhadap keterlibatan pengusaha muda.
Sebab hal itu, akan menumbuhkan semangat kewirausahaan generasi muda.
Sehingga ke depannya mereka bisa menciptakan iklim usaha dan mampu membuka lapangan kerja sendiri.
Sektetaris BPD HIPMI Aceh, Ridha Mafdhul atau yang lebih akrab disapa Gidong, mengamini pernyataan Ketua Hipmi Aceh tersebut.
Ia mengaku masih melihat adanya keraguan kalangan generasi muda untuk memulai usaha baru.
Baca: Pemuda Darul Imarah Ditemukan tak Bernyawa di Taman Tepi Laut Lhoknga, Ini Dugaan Penyebabnya
"Umumnya anak muda ini, masih menghadapi keterbatasan ide dan memikirkan soal modal," ujarnya.
Menurutnya, untuk memulai usaha yang penting ada ide dan niat yang besar. "Berbisnis tak harus barang, juga bisa jasa," katanya.
Pihaknya pun mengatakan bersinergi dengan Kadin sangat penting, sehingga kegiatan usaha lebih mudah dan banyak tercipta UMKM ke depannya. (*)