Deteksi Stroke dan Penyakit Jantung dengan 3 Gerakan Simpel Ini, Yuk Dicoba!

Kedua penyakit tersebut tak hanya menyerang para orang tua, namun juga mereka yang masih berusia muda.

Editor: Amirullah
Shutterstock
Ilustrasi serangan jantung 

SERAMBINEWS.COM - Stroke memang menjadi penyakit yang paling mengkhawatirkan.

Tak hanya itu, penyakit jantung pun juga cukup menjadi momok, terlebih bagi mereka yang sudah memiliki riwayat.

Kedua penyakit tersebut tak hanya menyerang para orang tua, namun juga mereka yang masih berusia muda.

Pakar kesehatan berkata, performa harian seseorang dapat menunjukkan seberapa sehat orang tersebut, sama halnya dengan tes darah atau scan otak.

Ada tiga jenis tes performa yang sangat sederhana dan bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

1. Dapatkah Anda berdiri satu kaki dengan seimbang?

Cobalah berdiri di atas satu kaki dengan mata terbuka selama 60 detik. Jika pada detik ke 20 Anda sudah merasa goyah, mungkin artinya Anda berisiko mengalami gangguan kerja otak beberapa tahun mendatang.

Sebuah penelitian di Jepang mengungkapkan, 30 persen orang dewasa yang tidak bisa berdiri dengan  satu kaki selama 60 detik, ternyata menderita pendarahan mikro di otaknya.

Pendarahan kecil ini hanya bisa dilihat dengan tes MRI dan merupakan indikasi awal dari stroke atau kepikunan (dementia).

Baca: Pengedar Sabu-sabu di Pondok Kemuning Langsa Ditangkap Satuan Reserse Narkoba di Rumahnya

Baca: Libatkan 3 Ahli Bedah Plastik, Smile Train Aceh dan Pemkab Pijay Operasi 23 Pasien Bibir Sumbing

2. Bisakah Anda langsung berdiri dari posisi duduk di kursi?

Lalu duduk lagi, berdiri lagi, sebanyak 10 kali tanpa jeda.

Sebuah studi yang dilakukan di Inggris menemukan, orang dewasa yang mampu melakukan gerakan duduk di kursi kemudian berdiri, sebanyak 10 kali dalam waktu 21 detik atau kurang, memiliki derajat kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan dibanding yang membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan gerakan tersebut.

Gerakan ini memerlukan kekuatan otot tubuh bagian bawah, keseimbangan, koordinasi dan kemampuan kardio (jantung) yang baik.

Para peneliti percaya, ketidakmampuan melakukan gerakan sederhana ini, menandakan adanya penyakit yang gejala jelasnya belum muncul.

Dan jenis penyakit itu bisa bermacam-macam.

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved