Lima Rumah Terbakar di Lhokseumawe, 26 Jiwa Harus Mengungsi ke Balai Desa

Lima rumah yang posisinya berdempetan di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (11/7) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Anggota Tagana Kota Lhokseumawe membangun tenda darurat untuk korban kebakaran di Desa Blang Pulo, Lhokseumawe, Jumat (12/7/2019). 

Lima Rumah Terbakar di Lhokseumawe, 26 Jiwa Harus Mengungsi ke Balai Desa

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak lima unit rumah kontruksi kayu yang posisinya berdempetan di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (11/7/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB, ludes terbakar.

Tidak ada harta benda penghuni rumah kontrakan tersebut yang selamat.

Kelima kepala keluarga (KK) atau 26 jiwa korban kebakaran itu pun harus mengungsi.

Semua korban mengungsi ke balai desa.

Baca: Dua Bocah Aceh Timur Dianiaya oleh Ayahnya Pakai Gagang Cangkul sampai Berdarah-darah dan Pingsan

Baca: Pelaku Perdagangan Gadis di Bawah Umur Tawarkan Rumah Mewah dan Jet untuk Menghindari Penjara

Baca: Alami Gangguan Jiwa, Ridwan Bacok Nenek dan Bakar Tiga Rumah di Bener Meriah

Kelima KK yang menjadi korban kebakaran adalah Irwan (39) bersama empat anggota keluarganya, Junaidi (45) bersama lima anggota keluarganya, M Yusuf (53) bersama lima anggota keluarganya, Azhar (43) bersama empat anggota keluarganya dan Mukhtar (67) bersama dua anggota keluarganya.

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, menyebutkan, saat pihaknya mengetahui adanya kebakaran tersebut, langsung menurunkan personel untuk proses pendataan.

Di samping itu, pihaknya bersama aparatur desa menyepakati kalau para korban sementara ini mengungsi ke balai desa.

"Namun begitu kita tetap bangun satu unit tenda, sekaligus dibukanya dapur umum," pungkas Samsul.

Baca: Lagi, Petugas Pemadam Aceh Besar Tangkap Ular Piton di Kandang Ayam

Baca: Hubungan Sedarah Hingga Hamil 8 Bulan Terjadi di Lampura, Keluarga Sering Pergoki Aksi Keduanya

Baca: Aturan Baru! STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Langsung Jadi Barang Rongsokan: Tak Boleh Dipakai Lagi

Sebelumnya, sesuai informasi yang dihimpun Serambinews.com, saat terjadi kebakaran, kebetulan kelima rumah tersebut sedang kosong.

Penghuninya ada yang sedang di rumah sakit dan ke tempat lainnya.

Sehingga warga baru mengetahui adanya kebakaran saat api sudah membesar.

Penyebab kebakaran belum dipastikan. Asal api dari rumah yang mana juga belum diketahui.

Saat warga sudah melihat api, sempat berupaya memadamkan api sambil menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Tidak lama kemudian. tujuh unit pemadam kebakaran dari Pemko Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara, PT PAG, dan PT PIM, tiba di lokasi untuk proses pemadaman.

Meskipun ke lima unit rumah kontrakan tersebut ludes terbakar, pihak Damkar tetap berhasil menghalau api sehingga tidak merembes ke rumah lain yang ada di sekitarnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved