Selasa, 28 April 2026

Koalisi NGO HAM Tanggapi Kebakaran Rumah Wartawan: Ini Teror, Polisi Harus Gerak Cepat

Kebakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara yang diduga sengaja dibakar OTK ditanggapi oleh Koalisi NGO HAM Aceh.....

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Jalimin
Zulfikar Muhammad, Direktur Koalisi NGO HAM Aceh 

Koalisi NGO HAM Tanggapi Kebakaran Rumah Wartawan: Ini Teror, Polisi Harus Gerak Cepat

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kebakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara yang diduga sengaja dibakar OTK ditanggapi oleh Koalisi NGO HAM Aceh,

“Kondisi keamanan Aceh yang semakin membaik tidak boleh ternoda aksi teror seperti ini, kita berharap kepolisian dapat bergerak cepat dan tepat dalam menangkap pelaku dan mengantisipasi meluasnya aksi teror kepada awak media lainnya,” kata Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad kepada Serambinews.com, Selasa (30/7/2019).

Menurut Zulfikar, dalam tracking cepat kasus yang dilakukan tim Koalisi NGO HAM Aceh terhadap peristiwa yang menimpa Asnawi ditemukan beberapa petunjuk yang kami perlu ditelusuri oleh kepolisian.

Petunjuk itu, kata Zulfikar antara lain Asnawi selaku wartawan sangat gencar menghadirkan informasi terkait pelawanan masyarakat terhadap berbagai dugaan kasus korupsi di Aceh Tenggara.

“Upay Asnawi memperlihatkan keberpihakan media terhadap upaya pemberantasan korupsi mungkin membuat pihak-pihak tertentu gerah dan tidak senang,” kata Zulfikar.

Baca: TNI Perkenalkan Koopsus, Pasukan Elit untuk Memberantas Aksi Terorisme, Ini Kekuatannya

Baca: Kebakaran Rumah Wartawan Serambi, Istri Asnawi: Kalau Ketemu Pasti Ingat Orang yang Tanya Suami Saya

Baca: Anggota DPR RI Kecam Pembakar Rumah Wartawan Serambi di Aceh Tenggara

Selain itu, lanjut Zulfikar, Asnawi juga aktif melakukan peliputan terkait PLTMH Lawe Sikap dan pembangunan Muara Situlen yang disinyalir banyak sekali masalahnya.

“Kami juga mengikuti beberapa laporan kritis Asnawi yang membuat pihak-pihak tertentu merasa terganggu,” tandas Zulfikar yang juga Koordinator Bidang Advokasi Publik pada Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Aceh.

Dikatakannya, Koalisi NGO HAM Aceh juga akan menurunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap peristiwa kekerasan yang dialami Asnawi.

Untuk sementara Koalisi NGO HAM Aceh berharap agar Asnawi dan keluarga ditarik dulu ke Banda Aceh agar dapat memulihkan trauma yang mungkin saja dialami istri dan anak-anaknya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved