Pejabat Jemput Kedatangan Bupati dari Medan
Pelayanan Publik Galus Lumpuh Total
BLANGKEJEREN - Susana lengang terlihat di hampir semua kantor pemerintah di Kabupaten Gayo Lues (Galus), Rabu (27/7) kemarin.
Selain itu, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab setempat juga hengkang dari kantornya dan nongkrong di warung-warung saat jam dinas. Akibatnya, pelayanan publik di ibu kota kabupaten itu praktis lumpuh total sehari penuh. Ketua LSM Ala Coruption Watch (ACW) Samsir BA, sangat menyesalkan penyambutan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim oleh para pejabat di kabupaten itu. Pasalnya, penyambutan Bupati yang baru pulang dari Medan itu telah menyebabkan PNS dan para pejabat Galus mengabaikan tugasnya melayani masyarakat.
“Gara-gara para pejabat menjemput Bupati, para PNS lainnya enggan bertahan di kantor, sehingga memilih keluar dan berkeliaran pada jam dinas itu. Akibatnya pelayanan masyarakat terabaikan. Kita berharap, agar untuk ke depan hal itu tidak terulang lagi,” ujar Samsir kepada Serambinews.com, Rabu (27/7).
Hal serupa diutarakan tokoh pemuda Kecamatan Blangkejeren, Ali Sadikin. Ia mengatakan, penyambutan Bupati Galus Ibnu Hasim tersebut terlalu berlebihan. Akibatnya, sangat menganggu pelayanan publik pada dinas kantor seharian penuh. “Penyambutan itu melebihi dan lebih meriah dari penyambutan ketika Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar berkunjung ke kabupaten ini awal bulan Juli 2011 kemarin,” sebutnya.
Sementara informasi yang dihimpun Serambi di lapangan, penyambutan Bupati dilakukan sebagai wujud syukuran terhadap kesembuhnya Bupati Ibnu Hasim dari penyakit asam lambung, serta berhasil selamat dalam operasi usus buntu yang dijaninya di luar kota.(c40)