Pesantren Ummul Ayman Samalanga, Bireuen (3-Habis)
Gratiskan Semua Biaya untuk Yatim
PESANTREN Ummul Ayman yang berlokasi di Gampong Putoh, Kecamatan Samalanga, Bireuen yang didirikan tahun 1991
Pesantren yang berdiri di atas areal seluas 1,6 hektare itu saat ini menampung 1.500 santri yang berasal dari berbagai daerah di Aceh. Dari jumlah itu, 216 orang di antaranya adalah anak yatim. Khusus untuk anak yatim, pesantren itu menggratiskan semua biaya hidup selama mereka belajar di pesantren tersebut.
“Pada tahun-tahun pertama, pesantren ini hanya berupa balai-balai sederhana dan bilik-bilik tempat istirahat santri. Seiring waktu bergulir, sarana belajar terus bertambah. Bahkan, kini telah ada tiga bangunan permanen, dimana satu berlantai tiga dan dua gedung berlantai dua plus beberapa gedung lain,” jelas Waled Nu.
Dengan perpaduan pesantren salafi dan sekolah formal (SMP dan MA), menurut Waled Nu, Pesantren Ummul Ayman bertekad untuk membentuk santri dan siswa yang unggul dalam di bidang agama, pengetahuan umum dan teknologi, serta mampu untuk hidup mandiri di masyarakat nantinya.
“Hal itu sesuai dengan misi pesantren yaitu mencetak siswa yang beriman dan bertaqwa sesuai Alquran dan Hadits, berwawasan luas, jujur, serta siap berjuang menegakkan agama Allah,” ujar Waled Nu yang didampingi Syekh Khalil, guru setempat.
Ditambahkan, MAS Ummul Ayman Samalanga Kabupaten Bireuen merupakan madrasah di bawah Kankemenag Bireuen yang disetujui Kemenag RI yang didirikan berdasarkan akta notaris tahun 2001-2002 merupakan salah satu madrasah penunjang untuk kelangsungan aktivitas di pesantren tersebut. “Kini, siswa MAS Ummul Ayman sekitar 150 orang. Mereka belajar di empat ruangan yang ada,” pungkas Waled Nu. (yusmandin idris)