Jumat, 17 April 2026

Berita Regional

Mengharukan! Gina Sempat Panggil Ayah sebelum Hilang Ditelan Arus Sungai

Seminggu sebelum musibah, Gina sempat menunjukkan retakan pada benteng pelindung di dekat rumahnya.

|
Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KORBAN TENGGELAM - Ginasya Lintang, siswi SMAN 1 Banjaran ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Cibanjaran, Rabu (15/4/2026) sore. Foto tangkapan layar postingan Instagram SMAN 1 Banjaran 

Saat berusaha menyelamatkan Gina dari derasnya arus, ia mendengar panggilan lirih “Ayah!” yang menjadi kata terakhir sang anak. 

SERAMBINEWS.COM, BANDUNG - Di balik derasnya arus banjir yang melanda Bandung, tersimpan kisah pilu tentang Gina, siswi SMAN 1 Banjaran berusia 18 tahun.

Ia hanyut terbawa luapan Sungai Cibanjaran pada Rabu (15/4/2026) sore, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Ayah Gina, Hersi Hardiana, masih mengingat jelas detik-detik terakhir bersama putrinya.

Saat berusaha menyelamatkan Gina dari derasnya arus, ia mendengar panggilan lirih “Ayah!” yang menjadi kata terakhir sang anak.

Meski sempat berusaha meraih tangan Gina bersama warga lain, derasnya air memisahkan mereka.

Hersi akhirnya menepi dengan tubuh lelah, hanya bisa pasrah melihat putrinya terbawa arus.

Jenazah Gina ditemukan di Cipaku setelah pencarian intensif oleh warga, relawan, dan aparat.

Kepergiannya terasa begitu menyayat hati, terlebih ia baru saja menyelesaikan ujian akhir sekolah dan tengah menunggu pengumuman kelulusan.

Baca juga: Kakek 77 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Tenggelam di Pantai Suak Ribee Aceh Barat

Gina dikenal sebagai anak yang santun, tidak banyak menuntut, dan memiliki cita-cita sederhana: segera bekerja untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Seminggu sebelum musibah, Gina sempat menunjukkan retakan pada benteng pelindung di dekat rumahnya.

“Cuma tinggal waktu,” ucapnya kala itu.

Kalimat yang kini dianggap sebagai firasat.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Banjaran, Ismail Kusmayadi mengenang Gina sebagai siswi pendiam namun penuh kesopanan.

Ia menuturkan, seharusnya Gina menerima ijazah di akhir tahun pelajaran ini, tetapi takdir berkata lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved