Selasa, 26 Mei 2026

Malaysia Vonis Gantung Warga Aceh Asal Pidie

Junaidi bin Nurdin (23), warga Gampong Rawa Tungkop, Kecamatan Indra Jaya, Pidie dilaporkan divonis hukuman gantung di Malaysia

Tayang:
Editor: bakri
SIGLI - Junaidi bin Nurdin (23), warga Gampong Rawa Tungkop, Kecamatan Indra Jaya, Pidie dilaporkan divonis hukuman gantung di Malaysia karena diduga tersangkut kasus narkoba (dadah). Ayah tervonis, Nurdin (59) yakin putranya tak bersalah namun tak mampu membayar penasihat hukum untuk membela hak-hak sang anak.

Informasi yang diterima Serambi menyebutkan, Junaidi yang masih bujangan itu ditahan di Penjara Sungai Buloh dengan nomor baju tahanan 30403981 (BA). Dia menjadi penghuni tahanan setelah pengadilan Malaysia memvonisnya dengan hukuman gantung pada tahun 2004 karena terlibat kasus dadah. Namun hingga kini eksekusi belum dilaksanakan.

Berdasarkan laporan yang diterima Nurdin, ada 14 warga asal Aceh divonis hukuman gantung di Malaysia, salah satu di antaranya adalah anaknya (Junaidi).

Nurdin berkeyakinan, anaknya berpotensi dibebaskan dari hukuman gantung karena tidak murni tersangkut kasus dadah. Sebab, kata Nurdin, barang bukti dadah ditemukan dalam truk yang diduga sebagai jebakan oleh teman-teman Junaidi. “Ketika barang bukti ditemukan, anak saya sedang tidur di rumah sewanya, sedangkan truk diparkir di depan rumah” kata Nurdin. Junaidi berprofesi sebagai sopir truk angkutan barang di Malaysia.

Berharap bantuan
Nurdin sangat berharap bantuan kepada Pemerintah Aceh untuk membantu anaknya dari jeratan hukum di Malaysia. “Kalau saya punya uang sendiri bisa langsung menyewa pengacara. Tapi, jangankan untuk bayar pengacara, untuk kebutuhan sehari-hari saja susah. Saya ini hanya sebagai penjahit sepatu di Sigli. Berapalah dari hasil pekerjaan ini,” ujarnya, lirih.

Sebenarnya, lanjut Nurdin, pada 2008 dirinya sudah pernah meminta bantuan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di Aceh. Tapi, sampai sekarang pihak BLH belum menindaklanjutinya. “Kami memohon kepada Pemerintah Aceh agar menjembatani supaya hukuman gantung bagi anaknya dihapuskan,” harap Nurdin.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved