Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Kenaikan Harga BBM

Jafar Hafsah: Saya Tidak Dilahirkan untuk Kecewa

"Saya tidak pernah kecewa. Kita tidak dilahirkan untuk kecewa. Ini sudah biasa," kata Djafar

Editor: hasyim
zoom-inlihat foto Jafar Hafsah: Saya Tidak Dilahirkan untuk Kecewa
jafarhafsah.kinerja.info
Jafar Hafsah
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Djafar Hafsah mengaku tidak kecewa atas langkah Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum, yang menonaktifkan dirinya dari posisi Ketua Fraksi PD DPR RI.

"Saya tidak pernah kecewa. Kita tidak dilahirkan untuk kecewa. Ini sudah biasa," kata Djafar seeblum mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, jaumat (30/3/2012).

Menurut Djafar, penarikan atau penonaktifan kadera dari jabatannya adalah yang biasa dalam dinamika politik. Dan Djafar memandang langkah partainya ini hanya karena ingin mengambil momen politik. Saya pekerja partai dan komponen partai. Jabatn yang diberikan itu hanya karena dari partai, yang suatu waktu biasa ditarik dan bisa kami alami. Jadi, tidak ada sesuatu yang bagaimana begitu," ucap Djafar tanpa tersenyum.

Pada Kamis (29/3/2012) malam, Anas secara mendadak menonaktifkan Djafar dari jabatan Ketua Fraksi PD DPR. Selanjutnya, posisi yang ditinggalkan Djara diambil alih oleh Anas dan Sekjen-nya, Edhie Baskoro Yudhoyono. Penonaktifan ini dikarenakan Djafar beberapa jam sebelumnya mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical, sempat mengusulkan ke Presiden SBY agar BBM dinaikkan Rp 2.000. Hal itu mengakibatkan Partai Golkar merubah sikap partainya dan menyatakan tidak setuju harga BBM dinaikkan saat ini dan berdampak pada perubahan peta politik di DPR.

Dikonfirmasi hal itu, Djafar membantah pernah mengatakan hal itu ke media massa.

Menurutnya, bahwa Ical dan pimpinan parpol koalisi lainnya menyekatai dan memahami pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Ia membantah menyebutkan Ical mengusulkan angka kenaikan yang ditawarkan adalah sebesar Rp 2.000. "Saya tidak bicara seperti itu. yang sebenarnya adalah bahwa dia (Ical) dan pimpinan parpol koalisi lainnya memahami pemerintah yang akan menaikkan harga BBM," ujar Djafar. (Abdul Qodir)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved