Perang Iran vs AS
Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan militer
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
SERAMBINEWS.COM – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan militer di berbagai wilayah Timur Tengah untuk hari kedua berturut-turut.
Rangkaian serangan terbaru tersebut semakin mengancam keberlangsungan gencatan senjata rapuh yang telah berlaku sejak April 2026.
Dikutip Serambinews.com melalui BBC News, Kamis (11/6/2026), militer Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah.
Situasi ini memicu kekhawatiran dunia internasional karena berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Baca juga: AS-Iran Memanas Lagi! Trump Ancam Bom Iran Sampai Hancur Jika Ogah Tanda Tangan Perjanjian
AS Gempur Target Militer Iran
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyelesaikan serangkaian operasi yang disebut sebagai "serangan pertahanan diri" terhadap sejumlah target di Iran selatan.
Menurut CENTCOM, sasaran serangan meliputi fasilitas militer, sistem radar, pusat pengawasan, dan berbagai infrastruktur pertahanan lainnya.
Serangan tersebut dilakukan hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran dengan kekuatan penuh.
Trump menuduh Iran sengaja menghambat proses negosiasi yang sedang berlangsung.
"Kami menyerang mereka dengan keras kemarin dan kami akan menyerang mereka dengan keras lagi hari ini," tulis Trump melalui media sosial Truth Social.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan Iran sebenarnya telah diberi kesempatan untuk mencapai kesepakatan damai.
Namun menurutnya, Teheran gagal memanfaatkan peluang tersebut sehingga Washington memutuskan melanjutkan operasi militer.
Baca juga: Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Trump Murka dan Serukan Pembalasan
Iran Balas Serang Pangkalan AS
Tidak lama setelah serangan Amerika Serikat berlangsung, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah aset militer AS di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembakkan rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.
Media pemerintah Iran menyebut sedikitnya 12 rudal diluncurkan ke fasilitas yang digunakan militer Amerika Serikat tersebut.
| Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Serang Pangkalan AS di 3 Negara dan Tutup Selat Hormuz |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat |
|
|---|
| Update Hari ke-102 Perang Iran: Trump Ultimatum Netanyahu, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk |
|
|---|
| Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Trump-ingin-damai-dengan-iran.jpg)